Surabaya (beritajatim.com) – Pembenahan Lapangan Jatim Seger sudah mencapai 80 persen usai mengalami penggelembungan di lima titik lintasan lari atletik, Senin (27/2/2023).
Abdul Wahad, Kabid Kepemudaan Dispora Jawa Timur mengatakan lapangan ini sudah dibenahi perlahan dengan memanggil tim ahlinya dan sudah mulai ditambal.
lima titik bubble sekarang sudah dalam tahap topslide layer mulai kita pasang bertahap pada hari ini supaya segera selesai dan dapat digunakan, baru setelah itu baru melangkah ke pengecekan drainase untuk mengantisipasi genangan air.
“Kita sudah memperbaiki kembali di beberapa titik yang bubble sekarang dan memang butuh waktu lima hari untuk pengerjaan track ini sisanya nanti pembersihan saluran,” ungkap Wahab.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Lapangan-Jatim-Seger“]
Dikatakan Wahab, salah satu penyebab menggelembungnya lintasan atletik ini adalah saluran air yang terhambat di area depan sehingga menghambat saluran air yang didalam untuk keluar akhirnya air meluap.
“Kemarin salah satu penyebabnya saluran ada beberapa air yang dari lapangan luar buntu karena tumpukan sampah dan akhirnya air menyerap keempat lain tapi sudah dibersihkan dan saya bilang ke cleaning service untuk dikontrol tiap minggu,”imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan Wahab kesulitan dari penyelesaian project ini adalah faktor cuaca yang berpengaruh saat ini musim hujan. “Sebenernya faktor cuaca berpengaruh saat pengerjaan tidak boleh ada air hujan itu yang memengaruhi tingkat kekeringan lapisan ini lebih lama,” imbuhnya.
Namun diharapkan dalam 3 hingga 4 hari kedepan kondisi lapangan ini cepat kering dan selesai pengerjaannya dan bisa dipakai untuk masyarakat umum.
Namun dengan catatan untuk masyarakat yang akan melakukan olah raga di tempat ini mematuhi peraturan yang diterapkan terutama tidak membuang sampah sembarang. “Nanti kita akan berkoordinasi lagi dengan kadis untuk dibukanya kapan namun ada beberapa catatan masyarakat bisa berolahraga secara gratis ditempat ini tapi jangan sampai membawa makanan atau minuman dan dibuang di tempat sembarangan,”ujarnya.
sebelumnya lintasan atletik yang baru I buak 13 februari 2023 oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ini mengalami penggelembungan di lima titik usai diguyur hujan lebat. (way/kun)






