Lamongan (beritajatim.com) – Karang Taruna Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan punya inisiatif keren untuk membantu masyarakat terdampak banjir. Mereka mendirikan bengkel gratis untuk perbaikan kendaraan terdampak banjir di jalan poros antar Kecamatan Sukodadi-Paciran.
Kepala Desa Kendalkemlagi, Ichwan Fanani, mengatakan penyediaan bengkel gratis oleh Karang Taruna Desa bagi kendaraan yang mogok saat melintasi banjir ini dilakukan sebagai wujud kepedulian warga.
Fanani mengungkapkan banjir yang merendam jalan poros itu telah telah terjadi hampir dua pekan terakhir ini. Selain ketinggian air yang mencapai mesin kendaraan bermotor, jalan poros itu juga kini dipenuhi lubang akibat banjir.
Dengan kondisi tersebut, beberapa kendaraan yang melintas kerap mogok. Bahkan, banyak pengendara yang terjungkal akibat terperosok di lubang yang tak terlihat dan terendam air luapan Sungai Bengawan Jero.

“Ini adalah langkah inisiatif dari teman-teman karang taruna Citra Muda, yang peduli atas terjadinya banjir. Karena melihat banyak pengguna jalan yang kendaraannya mogok saat melewati ruas jalan Desa Kendalkemlagi ini,” ujar Fanani, Jumat (24/2/2023).
Fanani menambahkan, banjir membuat kondisi jalan mengalami kerusakan. Alhasil, aktivitas masyarakat terganggu, utamanya para pelajar yang ingin menuju sekolah mereka.
BACA JUGA: Ruang Sekolah Banjir, Siswa Lamongan Belajar di Rumah Guru
“Khususnya pelajar yang berangkat sekolah. Dampaknya ke siswa bisa terlambat. Kemarin juga ada pelajar yang terjatuh karena terperosok saat melintas,” terangnya.
Ditegaskan Fanani, layanan bengkel atau servis gratis yang disediakan karang taruna desanya itu akan terus dilakukan sampai banjir benar-benar surut.

“Ini adalah langkah yang diberikan oleh teman-teman karang taruna, supaya bisa membantu para pengguna jalan, khususnya para pelajar,” tandasnya.
Sementara itu, masyarakat dan pengguna jalan menyambut baik adanya layanan servis gratis dari karang taruna tersebut. Salah satunya adalah Faisal, pelajar yang setiap harinya harus melewati jalan poros setempat untuk menuju ke sekolahnya.
BACA JUGA: Akses Jalan Tergenang Banjir dan Penuh Lubang, Ponpes di Lamongan Antar Jemput Siswanya
Faisal berkata, bengkel gratis itu sangat membantu. Sebab selama banjir melanda, ia sering terlambat masuk sekolah lantaran sepeda motornya mogok saat melintasi jalan.
“Sering terlambat, masuknya itu kan setengah 7, tapi pas banjir ini kadang baru sampai sekolah jam 7, karena sepeda motor mogok. Dengan adanya layanan gratis ini ya senang. Sangat membantu,” ucap Faisal.
Berdasarkan catatan beritajatim.com, banjir luapan Bengawan Jero telah meluas ke 45 desa di 6 kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan, meliputi Kecamatan Turi, Kalitengah, Karanggeneng, Karangbinangun, Glagah serta Kecamatan Deket.
Selain area tambak dan persawahan, banjir ini juga merendam pemukiman warga dan fasilitas umum seperti bangunan sekolah, masjid dan jalan raya. Banjir tahun 2023 ini lebih parah dari tahun sebelumnya, dengan ketinggian air yang juga lebih tinggi. [riq/beq]






