Surabaya (beritajatim.com) – Sambut perayaan 110 Sharp Corporation usung konsep produk ramah lingkungan demi menjaga bumi tetap hijau.
Lewat pameran Sharp Eco-Bition yang digelar di beberapa kota, Sharp menghadirkan menghadirkan produk-produk dengan inovasi dan teknologi baru berkualitas yang mengusung konsep produk ramah lingkungan.
Di Surabaya selain menghadirkan produk ramah lingkungan, Sharp juga menghadirkan inspirasi memasak sehat dengan demo cooking dari chef Olivia Tommy.
Brand Strategy Group Sharp Indonesia, Dimas Rizki mengatakan Sharp Eco-Bition merupakan rangkaian acara perayaan hari jadi Sharp Corporation yang ke 110 tahun. Mengusung konsep ramah lingkungan, tema Sharp Eco-Bition mewakili citra bisnis Sharp yang peduli pada bidang Lingkungan, Sosial dan Tata kelola [Environment, Social & Governance (ESG).
[berita-terkait number=”2″ tag=”pameran”]
”Surabaya adalah kota keempat penyelenggaraan Sharp Eco-Bition setelah sebelumnya diselenggarakan di Medan, Bandung dan Jakarta sejak November 2022 lalu. Di Surabaya, Sharp Eco-Bition digelar mulai 22 hingga 26 Februari 2023 di Pakuwon Mall Surabaya,” kata Dimas, Rabu (22/2/2023) di Surabaya.
Dikatakan Dimas, Sharp memiliki beberapa produk ramah lingkungan yang menjadi andalan. Di antaranya adalah AC yang memiliki fitur aman dan tidak mengganggu lapisan ozon. Kemudian ada pula kulkas dan mesin cuci yang menggunakan material ramah lingkungan.
”Kami juga ada rice cooker dan blender yang hemat listrik,” ujarnya. Produk-produk ramah lingkungan ini menurut Dimas sangat diminati konsumen.
Pada pameran di Surabaya ini Sharp menargetkan bisa meraih angka penjualan sebesar Rp 2 Miliar.
Di kota Surabaya, Sharp menggandeng Hartono sebagai official dealer. Marketing Division Head Hartono Elektronik, Mirna Fajar Ambarsari mengatakan, penjualan produk-produk yang mendukung gaya hidup sehat saat ini terus meningkat.
Ia mencontohkan, sejak pandemi lalu penjualan air purifier terus meningkat. Saat ini, air fryer yang memungkinkan penggunanya memasak tanpa minyak juga semakin diminati. ”Apalagi sekarang semakin banyak air fryer yang low watt,” tutur Mirna.[rea]






