Sidoarjo (beritajatim.com) – Ratusan warga Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, melakukan unjuk rasa di depan balai desa setempat, Rabu (22/2/2023).
Para demonstran menolak adanya pembangunan perumahan di kampungnya, tanpa didahului sosialisasi. Dalam aksi itu, warga membentangkan spanduk berisi tuntutan dan berorasi di depan kantor desa setempat.
Para demonstran juga mengepung Balai Desa Kemangsen. Sebelum aktivitas pengerukan, warga mengaku belum pernah dilibatkan dalam sosialisasi oleh pihak desa maupun pengembang.
Korlap aksi Yoyok Iswanto mengatakan tuntutan warga, dalam sosialisasi adanya pembangunan perumahan, mereka dilibatkan. “Selain itu soal warga yang tergugat dan dilaporkan di kepolisian, ada mediasi untuk damai,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”demo”]
Lanjut Yoyok, warga menuntut kejelasan terkait adanya lima tokoh desa setempat yang kini dilaporkan oleh pihak pengembang ke kepolisian karena dugaan perbuatan tidak menyenangkan, yaitu menggelar aksi damai di lokasi pengurugan tanah.
Sementara kuasa hukum pengembang Yuyun Pramesti menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui kepala desa terkait adanya pembangunan perumahan.

“Warga sudah menyampaikan pendapatnya melalui DPRD Sidoarjo, hanya saja kita tidak bisa memenuhi semua tuntutan,” terang Yuyun.
Sedangkan terkait adanya pelaporan lima warga ke polisi, pihak pengembang sudah membuka diri untuk melakukan perdamaian di antara dua belah pihak.
“Jika ada itikad baik dan komunikasi kedua belah pihak mau damai, ya perkara ini sudah diputus. Secara hukum acara, perdamaian itu dibatasi 4 bulan tapi kalau dua belah pihak sepakat damai ya damai sudah,” paparnya.
Perwakilan demonstran dengan perwakilan pengembang sempat melakukan dialog dengan difasilitasi oleh pihak desa. Namun, dalam pertemuan itu, belum ditemukan kata sepakat. Hanya disepakati pekerjaan pengurukan dihentikan perhari ini, sebelum ada sosialisasi oleh pihak pengembang.
Usai kedua belah pihak menyetujui akan melaksanakan pertemuan lanjutan, para pengunjuk rasa pun membubarkan diri dengan tertib. (isa/kun)






