Surabaya (beritajatim.com) – DPRD Surabaya memastikan Night Zoo KBS (Kebun Binatang Surabaya) aman bagi satwa. Animal welfare atau kesejahteraan binatang menjadi pertimbangan utama.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno menyatakan akan melakukan supervisi untuk memastikan rencana Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS), membuka wahana Night Zoo aman bagi satwa.
Anas mengatakan, pihak PDTS KBS menyatakan akan menerapkan pemisahan zona. Night Zoo akan dioperasikan di lokasi berbeda supaya tidak mengganggu binatang yang aktif di siang hari.
“Dari manajemen KBS menyampaikan bahwa tata ruang nanti dipisahkan dengan partisi antara Night Zoo dan KBS reguler,” kata Anas, Selasa (21/2/2023).
Kemudian area yang digunakan hanya seluas 1 hektar dari 17 hektar lahan milik KBS. Selain itu, Night Zoo hanya akan dibuka pada Sabtu malam.
“Jumlah pengunjung juga dibatasi sebanyak 50 orang saja. Pengunjung akan didampingi guide. Lampu penerangan dibuat soft agar tidak mengganggu satwa,” ujar Anas.
Selain itu, Anas memastikan Night Zoo KBS juga akan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berdagang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Surabaya”]
“KBS juga menyampaikan, tidak saja memberikan kenyamanan, melainkan juga menyuguhkan nuansa hutan Afrika dimalam hari. Dengan menyediakan tempat untuk UMKM yang bisa menggerakkan perekonomian,” kata politisi PDIP ini.
Anas juga mengatakan, pihak BBKSDA berpendapat kalau wahana Night Zoo di KBS tidak ada persoalan secara internal maupun eksternal. “Yang terpenting bagaimana satwa itu bisa terlindungi dan nyaman atau animal welfare. Itu yang utama,” ujarnya.
Tak kalah penting, uji kelayakan yang dilakukan tim ahli. Anas meninta hasil uji kelayakan untuk disampaikan ke Komisi B sebagai tindak lanjut.
“Sekali lagi untuk memastikan bahwa Night Zoo aman bagi satwa ketika dijalankan nantinya,” pungkasnya. [asg/beq]






