Lamongan (beritajatim.com) – Satu unit truk tangki terbakar saat akan menjalani uji ukur tera di kantor Disperindag Lamongan, Jumat (17/2/2023). Diduga kebakaran ini disebakan oleh munculnya percikan api gerinda.
Meski tak sampai ada korban jiwa, namun sopir truk bernama Joko Waluyo (37) warga asal Desa Jatimulyo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka bakar saat kejadian berlangsung.
“Iya, truk tangki bernopol L 8053 UO mengalami kebakaran saat masuk ke Kantor Disperindag,” ujad Kabid Perdagangan Disperindag Lamongan, Pasito, Jumat (17/2/2023) sore.
Mengenai kronologinya, Pasito menjelaskan, berawal saat truk tangki tersebut masuk ke kantor Disperindag, yang berada di Jalan Panglima Sudirman Lamongan. Pasito menyebut, sopir truk hendak menera ulang truk tangki. “Jadi truk tangki milik PT Lahan Raya Samudra yang ada di Jalan Kapasan, Surabaya itu sedianya akan melakukan tera ulang di kantor sini,” beber Pasito.
[berita-terkait number=”3″ tag=”truk-terbakar”]
Setibanya di kantor Disperindag, tutur Pasito, petugas meminta kepada sopir truk untuk membuka pintu tangki yang terletak di bagian atas. Meski setelah beberapa kali dicoba, namun pintu tangki itu susah untuk dibuka. “Pintu juga dicoba untuk dibuka menggunakan kunci pas, tapi masih sulit untuk dibuka. Akhirnya sopir memutuskan untuk membuka pintu tangki menggunakan gerinda,” terangnya.
Nahasnya saat proses menggerinda pintu tangki itu, lanjut Pasito, percikan api yang muncul dan menyambar sisa bahan kimia yang ada di dalam tangki hingga tekanan uap pun keluar dan menimbulkan api. Api itu juga mengenai sopir truk yang kala itu sedang menggerinda pintu tangki. Sang sopir yang mengalami luka bakar akhirnya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Kabid Damkar Satpol PP Lamongan Siswanto membenarkan, sopir atas nama Joko Waluyo itu mengalami luka bakar di bagian tangan dan kakinya. Di sisi lain, kobaran api yang membakar truk tangki itu segera dijinakkan oleh petugas Damkar yang sebelumnya menerima laporan kejadian tersebut.
“Ada 5 petugas damkar yang diterjunkan ke lokasi. Api yang keluar dari pintu tangki itu berhasil dipadamkan menggunakan alat pemadam kebakaran (apar) yang tersedia di lokasi. Penyebab kebakaran ini karena ada sisa bahan kimia yang terkena percikan api dari gerinda,” pungkasnya. [riq/suf]






