Surabaya (beritajatim.com) – Feeder transportasi umum di Kota Surabaya segera beroperasi dalam waktu dekat. Angkutan ini akan terintegrasi dengan jalur Trans Semanggi Suroboyo dan Suroboyo Bus.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, William Wirakusuma meminta angkutan pengumpan atau feeder beroperasi secepatnya dengan sistem manajemen transportasi yang terintegrasi. Seharusnya feeder mulai beroperasi pada 15 Februari 2023 namun terpaksa ditunda akibat masalah teknis.
“Jumlah penumpang Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo terus bertambah. Sudah sepatutnya Pemkot juga harus menyediakan feeder untuk mempermudah akses layanan bus,” ungkap William di Surabaya, Kamis (16/2/2023).
Angkutan massal sebagai pengumpan ini akan melayani Suroboyo Bus dan Teman Bus Trans Semanggi Suroboyo.
Untuk itu, dia meminta agar sistem manajemen feeder harus berjalan dengan baik dan tepat waktu. Harus ada konektivitas antara angkutan pengumpan dan Suroboyo Bus atau pun Teman Bus Trans Semanggi Suroboyo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Surabaya”]
“Saya mengusulkan angkutan feeder harus bertemu dengan Suroboyo Bus atau pun Teman Bus Trans Semanggi Suroboyo di halte transit bersamaan atau feeder tiba di halte lebih cepat dengan selisih waktu yang tidak lama,” kata legislator PSI Surabaya ini.
William menambahkan dengan tersedianya feeder maka penumpang bus dapat menghemat ongkos dibandingkan menggunakan transportasi lainnya. Apalagi angkot atau lynn yang ada saat semakin sedikit jumlahnya.
“Untuk soal tarif feeder harus terintegrasi dengan tarif Suroboyo Bus agar penumpang bisa menghemat ongkos,” katanya.
Selain itu, dia juga meminta agar fasilitas halte-halte transit harus berupa halte yang beratap bukan sekedar bus stop. Pemkot Surabaya harus memberikan transportasi yang ramah bagi penumpang. [asg/beq]






