Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri gagal meraih kemenangan di laga kandang menghadapi Bali United, Selasa sore (14/2/23) kemarin di Stadion Brawijaya Kota Kediri.
Kemenangan yang sudah di depan mata itu sirna, setelah striker Bali United, Spasojevic mencetak gol di menit akhir babak kedua atau tepatnya di menit 90+2.
Pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves mengaku, timnya sudah bermain cukup baik. Di mana mereka menilai jika Yusuf dkk mampu bermain sesuai dengan instruksi yang telah diberikan.
“Mereka sudah bermain dengan baik. Selain itu, sebenarnya strategi kita juga berjalan lancar. Di mana kita mampu kita mampu menahan imbang Bali United di babak pertama dan berhasil menekan di babak kedua dengan hadirnya Abiyoso, Kelly Sroyer dan Fitra Ridwan,” kata Divaldo Alves.
Meski begitu, Alves sedikit menyayangkan, jika skuat besutannya kurang fokus di menit-menit akhir. Sehingga gol lawan pun terjadi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kediri”]
“Pada menit akhir pemain hilang fokus. Selain itu, bisa juga karena faktor mental, karena pemain yang berkeinginan untuk memenagkan pertandingan, akhirnya timbul rasa khawatir dan panik,” ungkapnya.
Dalam laga ini, Persik Kediri berhasil mencetak gol lewat Bayu Otto Kartika di menit 76. Tendangan plesing yang mengarah pada sudut kanan penjaga gawang Bali United yang dijaga oleh Nadeo.
Sedangkan, gl balasan Bali United terjadi pada babak tambahan waktu. Spaso berhasil mencetak gol, setelah memanfaatkan umpan matang dari Fadil Sausu melalui tendangan free kick.
Bola yang mengarah di depan gawang Persik Kediri itu langsung disambar oleh Spaso untuk dijadikannya gol.
Gol Spasojevic itupun membuat Bali United pada akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1. Skor seri tersebut mengakhiri pertandingan antar kedua tim.
Dengan hasil seri ini, setidaknya mampu memperbaiki klasemen Persik Kediri yang naik satu peringkat di klasemen 17 dengan torehan 17 poin. [nm/beq]






