Malang (beritajatim.com) – Yovita Alviana, Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK UNISMA) tak hanya bergelut pada bidang kesehatan. Perempuan asli Surabaya itu juga terus disiplin mengembangkan hobinya untuk menjadi pencipta dan penyanyi lagu.
Yovita Alviana, S.Ked menceritakan jika Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) sudah berdiri sejak tahun 1981 namun masih belum memiliki mars dan jingle. Lalu tahun 2018 hingga 2019 diadakanlah sayembara ISMKI yang terbuka untuk seluruh mahasiswa kedokteran di Indonesia.
“Aku mengirimkan karya saat ini, pada saat pengumuman tahun 2020 bertepatan dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 itu rilis di platform YouTube, karya Yovi terpilih menjadi jingle ikatan senat mahasiswa kedokteran Indonesia,” jelasnya saat diwawancara beritajatim.com, (14/2/2023).
Mahasiswa Kedokteran Unisma angkatan 2015 itu mengaku dulunya sebagai Bendahara ISMKI Wilayah 4 yang meliputi wilayah Jawa Timur sampai Papua. Ia menceritakan jika sebelumnya memang hobi menyanyi, bermain piano dan menciptakan lagu karena memiliki ayah yang juga seorang vokalis.
“Nah aku ini adalah pertama kali aku ikut lomba cipta lagu seperti itu. Dan alhamdulillah bisa menang. Tema dari lagu Jingle ini sendiri pun adalah nasionalisme ISMKI. Dari lagunya aku berharap semoga lagu ini bisa bermanfaat untuk banyak orang. Aku senang banget kalau sampai lagu ini bisa dinyanyikan oleh seluruh mahasiswa kedokteran Indonesia dan bisa bermanfaat,” ujarnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”unisma”]
Ia menceritakan proses pembuatan lagu yang membutuhkan waktu selama 6 jam. Saat ini Yovi, sapaannya, total sudah menciptakan 9 lagu. Ia dibantu sama produsernya, dewan juri precaster Indonesian Idol dari kota Surabaya dan juga dewan juri lain tengah mengaransemen Jingle ISMKI.
“Arasemennya rasa jeruk itu jadi supaya mahasiswa kedokteran Indonesia tuh dengerin lagunya nggak ngantuk, membawa warna baru dan suasana baru dan pun ini aku juga menuangkan ada aransemen tradisional supaya harapannya nanti ketika lagu ini bisa dibawa ke Asia Tenggara atau diperdengarkan di nasional ada jadi ciri khas,” terangnya.
Isi lagunya, menurut Yovi, tidak jauh dari dunia kesehatan. Selain menciptakan lagu jingle ISMKI, Yovi juga terpilih menjadi Puteri Kesenian Jawa Timur tahun 2022.
Pada akhir kesempatan, dokter muda yang punya segudang prestasi bidang kesenian itu agar generasi muda lebih melestarikan, mencintai, mengenalkan ragam kesenian, khususnya di Jawa Timur.
“Ada potensi mengagumkan dalam diri setiap insan manusia. Kecerdasan bukan satu satunya yang menjamin orang akan sukses, usaha tanpa doa adalah kesombongan, doa tanpa usaha adalah kesia-siaan. Kita boleh gagal tapi jangan sampai menyerah,” pungkas Yovita. (dan/ted)






