Medan (beritajatim.com) – Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Tofan Mahdi, mengungkapkan peran besar pers dalam keberlangsungan industri sawit. Menurut dia, pers telah membantu melawan diskriminasi dan kampanye negatif yang tersemat pada industri kelapa sawit.
“Teman-teman pers juga harus ikut mengawal setiap proses perumusan kebijakan dan regulasi terkait sawit,” ujar Tofan dalam paparannya di salah satu sesi seminar peringatan Hari Pers Nasional di Medan, ditulis Kamis (9/2/2023).

Tofan mengungkapkan publikasi objektif bisa mendongkrak citra industri sawit. Tentu, kata dia, ini memperkuat keberlanjutan industri sawit yang dapat menopang perokonimian Indonesia.
Dia juga menyatakan industri sawit punya peran strategis dalam perekonomian. Terutama ketika masa pandemi Covid-19 terjadi.
“Saat pandemi tahun 2020 lalu, kontraksi pertumbuhan ekonomi Indonesia paling rendah dibandingkan negara-negara lain. Tetapi, ekonomi Indonesia lebih baik daripada negara-negara maju.
Sepanjang 2022, ekspor CPO mencatat rekor tertinggi dalam sejarah. Ekspor CPO menyumbang devisa mencapai US$39 miliar, hampir Rp600 triliun dan mampu menopang stabilitas nilai tukar rupiah.
“Rasanya berat membayangkan ekonomi Indonesia tanpa industri sawit,” kata Tofan.
[berita-terkait number=”2″ tag=”perkebunan-sawit”]
Tofan optimistis, industri sawit akan mencatatkan tren positif ke depan. Sisi demand CPO di pasar global diprediksi masih akan tetap tinggi.
“Tetapi, apakah Indonesia akan tetap menjadi produsen dan eksportir minyak sawit terbesar dunia hingga 10-30 tahun mendatang? Wallahu a’lam,” kata dia.
Agar keberlangsungan industri sawit Indonesia terjaga, Tofan menerangkan, ada satu aspek yang perlu selalu diperhatikan. Aspek tersebut adalah kebijakan.
Dia mengingatkan harga CPO yang rendah tidak akan menjadi penghancur industri sawit. Jikapun bisa, membutuhkan waktu yang lama lantaran harga selalu fluktuatif.
“Tetapi kebijakan yang keliru dalam menata industri minyak sawit bisa menghancurkan industri strategis ini dalam waktu sekejap,” kata dia. [beq]






