Malang (beritajatim.com) – Organisasi mahasiswa (ormawa) menjadi tempat belajar yang nanti dapat diterapkan pada kehidupan nyata. Apalagi di era Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa yang ikut organisasi akan mendapat pengetahuan, skil, dan etika.
Mewujudkan ormawa yang berintegritas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan pelantikan pengurus baru. Pelantikan ini, menurut Dekan FEB Unisma Nur Diana SE, MSi untuk mengembangkan diri mahasiswa agar mencapai tujuan utuh dari pendidikan.
Pengurus yang dilantik berjumlah 150 mahasiswa, dari 13 organisasi baik ormawa fakultas dan tiga program studi (Prodi) yaitu Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah. Acara bertajuk ‘Optimalisasi Ormawa dalam mewujudkan pemimpin yang berintegritas’ itu sesuai dengan visi dan misi fakultas.
[berita-terkait number=”3″ tag=”unisma”]
‘Kami ucapkan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum FEB Unisma yang sukses melangsungkan Pemilu Raya dengan demokratis, adil, jujur, dan transparan tentunya dengan partisipasi yang. Selamat atas terpilihnya kader terbaik mahasiswa FEB menjadi Ormawa di Fakultas masa bakti tahun 2023,” kata Dekan pada Sabtu (04/02/2023).

Dekan juga membekali mahasiswa agar bisa mengusung semangat leadership berintegritas dengan bingkai MBKM. Dia berharap pengurus yang terpilih dapat amanah menjalankan tongkat estafet kepemimpinan dan bisa melaksanakan Indikator Kerja Utama (IKU).
“Ada dua IKU yang saat ini menjadi arah dari Ormawa yakni IKU nomor dua serta delapan agar mahasiswa bisa melaksanakan pengalaman di luar kampus melalui berbagai kegiatan wirausaha, magang, riset, pertukaran mahasiswa, magang, proyek desa,dan menciptakan kelas yang kolaboratif dan partisipatif,” pesannya.

Diana menekankan agar mahasiswa bisa amanah dengan jabatan yang diemban. Karena hal itu kelak akan menjadi tanggung jawab. Menurut mahasiswa juga harus berperan sebagai agen perubahan, kontrol sosial dan moral forces.
Mahasiswa harus memegang nilai luhur. Sebagai generasi penerus bisa mampu menjadi lokomotif untuk program MBKM. Saat ini, banyak tantangan yang dihadapi oleh Ormawa sebagai ujung depan bangsa di dan Era Society 5.0. Jadikan itu sebagai dukungan bagi gerakan saudara untuk terus mengasah diri sebagai SDM yang unggul,” pungkas Diana. [dan/but]






