Sidoarjo (beritajatim.com) – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak dibawah umur (TK) yang dilakukan oleh seorang kakek, terjadi di wilayah hukum Sedati Sidoarjo. Informasi yang dihimpun beritajatim menyebutkan, korban adalah Bunga (samaran), anak TK yang tempat pendidikannya di Sedati. Dugaan pencabulan terjadi di halaman sekolah.
Saat itu bocah mungil berusia 5 tahun berada di dekat pagar sekolah. Tak lama kemudian didekati oleh SAM warga Waru yang jualan mainan di area sekolah. Dugaannya, korban kemudian didekap terduga, dan tangannya dimasukkan ke alat vital korban.
Dugaan pencabulan itu terungkap setelah korban yang terus menangis saat kencing di kamar mandi. Ibu korban yang curiga akhirnya menanyakannya. Dari situlah korban bercerita lengkap soal dugaan aksi pelaku saat berada di dekat pagar sekolah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pencabulan-sidoarjo”]
Orang tua korban kaget dan syok mendengar cerita putri kesayangannya itu. Ironisnya, korban tak berani masuk sekolah lagi. Orang tua korban yang tak menerimakan perbuatan terduga pelaku, langsung melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi membenarkan terkait dilaporkannya kakek cabul ke Polresta Sidoarjo. “Ya mas, sudah dilaporkan,” jawabnya singkat.
Sementara itu, IR tetangga terduga pelaku mengaku sudah mendengar kasus tersebut. Bahkan terlapor juga sudah diamankan oleh pihak kepolisian. IR mendengar terlapor ditangkap saat sedang jualan di area sekolah korban. “Terlapor ditangkap bersama lapak jualannya,” terang IR.
IR sebelumnya juga merasa kaget soal kasus tersebut. Karena terlapor orangnya pendiam dan tidak pernah terlihat aneh-aneh di kampungnya. “Keluarga terlapor juga sempat bercerita, terlapor di sekolah mengaku mendekap mengibaratkan kangen seperti kepada cucunya,” papar IR. [isa/suf]






