Bojonegoro (beritajatim.com) – Arus Sungai Pacal di Bojonegoro cukup deras. Kondisi ini menjadi kendala pencarian bocah tenggelam di Sungai Pacal turut Desa Semenpinggir Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.
Pencarian hari kedua korban tenggelam atas nama M Qhoirul Nasikin (11) asal Kecamatan Soko Kabupaten Tuban hari kedua ini melibatkan sedikitnya 76 personel gabungan. Pencarian dilakukan hingga berjarak 5 km lebih dari lokasi kejadian.
“Pencarian hari kedua dilakukan penyisiran dengan dibagi menjadi empat SRU. Hingga ke muara Sungai Bengawan Solo,” ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Zaenul Ma’arif, Kamis (2/2/2023).
Untuk diketahui selain arus yang deras, medan sungai juga banyak pohon bambu yang menghalangi arus. Sehingga lalu lintas perahu karet sedikit terganggu. Pencarian hari kedua bocah tenggelam kemarin siang itu menggunakan lima perahu karet.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Bojonegoro”]
Unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan ini diantaranya terjadi dari BPBD Jatim, BPBD Bojonegoro, Basarnas, Damkarmat Bojonegoro, Satpol PP, Tagana, Polri, TNI, Pemdes dan kecamatan, Elang Bengawan Rescue, LPBNU, MTA, Destana Banjarsari, dan masyarakat setempat.
Sekadar diketahui, korban tenggelam dilaporkan pada Rabu (1/2/2023) sekitar pukul 12.15 WIB di Sungai Kali Pacal turut Desa Semenpinggir Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Saat itu, korban bersama dengan ayah dan dua saudaranya sedang mandi di sungai. Diduga korban terpeleset dan tenggelam. [lus/beq]






