Surabaya (beritajatim.com) – Berguna untuk memperkuat tulang kaki, para wanita lansia yang tergabung dalam klub Queen memilih olah raga line dance sebagai pengisi waktu kosong.
Olahraga yang gerakannya mengabungkan unsur senam dan tarian ini, banyak digemari oleh usia dewasa keatas ini bukan hanya untuk kebugaran tubuh dan kekuatan kaki, senam line dance juga berguna untuk menghindari pikun di usia tua.
Gerakan line dance yang dilakukan para lansia ini rupanya menjadi salah satu stimulai menghindari pikun, pasalnya satu per satu membuat otak terus bekerja untuk menghafalnya.
Menurut Rosita saat ditemui di kawasan Surabaya Selatan, Selasa (31/1/2023), manfaat positif bagi tubuhnya dirasakan ketika bergabung dengan salah satu sanggar beberapa tahun ini, dan manfaatnya hingga saat ini.
“Karena pikiran sehat, jadi tidak pikun. Otak kalau tidak digunakan akan melemah fungsinya, itu yang menyebabkan pikun. Tapi kalau diasah agar tetap bekerja, pikiran akan sehat dan terhindar dari pikun,” ucap Rosita saat dijumpai 4 tahun Anniversary Birthday Queen Line Dance di Surabaya.
Sementara itu ketua salah satu sanggar line dance di Surabaya, Wini Pramono mengatakan, sebenarnya line dance bisa dilakukan semua usia, baik laki-laki dan perempuan.
“Tetapi kebanyakan yang ikut dan aktif, itu usia 40 tahun keatas. Line dance membuat kami sehat dan bahagia,” kata perempuan 58 tahun ini.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Wini yang sudah mengeluti line dance sejak empat tahun lalu ini menjelaskan, gerakan line dance membuat semua anggota tubuh aktif. Sehingga efek bugar akan didapatkan ketika rajin berlatih.
Baginya, line dance memiliki banyak manfaat terutama bagi lansia. Antara lain, tubuh menjadi lebih bugar, pikiran sehat dan relasi di masa tua tetap terjadi.
“Senang happy olahraga, adanya line dance hati bisa happy bikin kita bugar dan pikiran sehat,”
Lanjutnya, line dance juga bisa kreasikan dengan berbagai jenis musik dan gerakan. Line dance bisa ada di setiap kecamatan. Agar lebih banyak lagi usia 40 tahun keatas dan lansia bisa mengikutinya dengan mudah.
“Semoga siapapun yang tertarik dengan line dance bisa mengikuti, bahkan ditingkat Kecamatan,” imbuhnya. [way/beq]






