Gresik (beritajatim.com) – Petugas Polsek Manyar, Gresik, mengevakuasi jasad tanpa identitas di Muara Sungai Desa Sukomulyo, Senin (30/1/2023). Saat dievakuasi, mayat pria yang diperkirakan berusia 35 hingga 40 tahun itu, dalam kondisi telah membusuk dan wajahnya hancur.
Kapolsek Manyar AKP Windu Prio Prayitno menuturkan, mayat Mr X yang ditemukan itu tidak mengenakan busana dan dalam posisi tertelungkup. “Saat ditemukan oleh anggota Satpolair Polres Gresik, posisinya terapung tersangkut akar pohon bakau, dan diperkirakan sudah tiga hari lebih,” tuturnya, Senin (30/01/2023).
Windu menambahkan, sewaktu dilakukan identifikasi jenazah, tidak ditemukan adanya luka pada tubuh Mr X. Dari hasil itu menunjukkan, korban bukan masuk kategori pembunuhan. “Jasad yang kami temukan ini bukan korban kasus pembunuhan. Sebab, saat dilakukan identifikasi tidak ditemukan adanya luka pada tubuh korban,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”mayat”]
Perwira pertama Polri itu menjelaskan bagi keluarga yang merasa kehilangan sanak keluarganya, bisa menghubungi Polsek Manyar dengan membawa identitas kartu keluarga. “Silahkan menghubungi kami bila ada keluarga yang kehilangan saudaranya lebih dari tiga hari. Adapun ciri-ciri Mr X yang ditemukan tinggi badan 160 centimeter berjenis kelamin laki-laki, dan saat ini masih di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik,” kata Windu.
Penemuan mayat itu, sempat membuat warga Desa Sukomulyo geger. Pasalnya, masyarakat setempat tidak menyangka ada mayat tersangkut di akar bakau lebih dari dua hari. “Semula kami mengira itu bukan mayat, setelah didekati ternyata orang dengan kondisi kaku tertelungkup sudah tidak bernyawa,” pungkas Amin, warga Desa Sukomulyo. [dny/kun]






