Malang (betitajatim.com) – BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang mulai menyiagakan personel dan sarana prasarana (Sarpras). Hal itu sesuai himbauan BMKG (Badan Metereologo Klimatologi dan Geofisika) soal cuaca ekstrem sepekan ke depan.
“BPBD Kabupaten Malang menerima peringatan dini dari BMKG, cuaca ekstrem, kerapkali hujan deras disertai angin masih terjadi di Malang Raya,” ungkap Sadono Irawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Minggu (29/1/2023).
Sadon menghimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. BPBD juga sudah mengumpulkan personel agar meningkatkan kesiapsiagaan, sumberdaya dan peralatan serta kendaraan yang diperlukan untuk penanganan bencana.
[berita-terkait number=”3″ tag=”cuaca-ekstrem”]
“Koordinator pos lapangan (poslap) sudah kami kumpulkan untuk tindak lanjut penanganan darurat bencana periode 2023. Ya terutama untuk penanganan bencana hidrometeorologi,” bebernya.
Ia menjelaskan sarpras pendukung penanganan darurat bencana telah disiagakan, mulai dari alat berat mobil operasional hingga peralatan lain. “Melihat cuaca seperti ini, posisi peralatan sudah siap semua. Juga terimakasih dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Malang, mulai alat berat dan peralatan lainnya,” pungkasnya. [yog/suf]






