Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah pikap mengalami pecah ban hingga mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi-Maospati masuk Desa Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Selasa (24/01/2023) pukul 11.00 WIB. Akibatnya dua orang pengendara pikap mengalami luka.
Akibatnya, tiga mobil terlibat dalam kejadian tersebut. Yakni pikap Gran Max yang dikendarai Lardi Nugroho (40) warga Tawangmangu, Karanganyar, pikap L300 yang dikendarai Dicky Nisan Putra (21) warga Takeran, Magetan, dan Mobil Daihatsu Taruna yang dikemudikan oleh Juhendri (30) warga Solo.
Lardi Nugroho, pengemudi pikap Gran Max mengungkapkan jika mobil yang dikendarainya mengalami pecah ban. Awalnya dia berjalan dari arah Maospati menuju ke arah Ngawi. Sampai di lokasi kejadian, pikap muatan sayur itu kemudian pecah ban.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
Sementara dari arah berlawanan, Taruna yang dikendarai oleh Juhendri sudah makan marka dan hendak mendahului kendaraan di depannya. Tabrakan pun tak terhindarkan hingga menabrak pikap lain yang dikendarai oleh Dicky Nisan Saputra dan rekannya Samsu (47) warga Takeran. Keduanya pun mengalami luka hingga dilarikan ke Rumah Sakit Widodo.
“Karena pikap saya kan pecah ban, akhirnya nabrak mobil Taruna sama L300. Ada yang luka. Saya dari Karanganyar mau antar sayur ke Lamongan,” kata Lardi, si pengemudi Gran Max.
Polisi yang datang ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mobil yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti. Kecelakaan itu kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. (fiq/kun)






