Ngawi (beritajatim.com) – Polres Ngawi menemukan sebotol minuman beralkohol jenis arak jowo di kecelakaan antara Honda Mobilio nomor polisi AE 1403 KO dengan truk tronton nopol N 8438 TL, Kamis (12/1/2023). Kecelakaan itu terjadi di Jalan Ir. Soekarno atau Ring Road Ngawi, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.
Kasat Lantas Polres Ngawi, Iptu Achmad Fahmi Adiatma, membenarkan temuan arak jowo tersebut. Menurut dia, minuman itu ditemukan dokter saat memeriksa kondisi korban.
Minuman itu terselip di kantong jaket salah satu korban. Tetapi, polisi belum bisa memastikan apakah pengemudi Honda Mobilio sedang dalam kondisi mabuk atau tidak.
“Memang benar ditemukan arak jowo di jaket salah satu penumpang Honda Mobilio ini ya. Saat perawatan dokter menemukan ada miras tersebut. Jadi ada dugaan kalau rombongan ini mabuk,” kata Fahmi usai olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (12/1/2023).

Dari hasil olah TKP, diketahui Honda Mobilio sempat menabrak dua pohon trembesi. Ada bekas goresan dan pecahan bagian mobil di dua batang pohon trembesi di dekat lokasi kejadian.
“Sempat menabrak pohon dan akhirnya menabrak truk tronton yang sedang parkir. Jarak titik pertama menabrak pohon sampai lokasi kejadian sekitar 91 meter. Ada bagian pecahan bagian mobil yang kami temukan di dekat pohon yang ditabrak,” lanjut Fahmi.
Diketahui, sebuah mobil mengangkut delapan orang menabrak truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan Ir Soekarno atau Ring Road Ngawi masuk Desa Kandangan, Kecamatan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/1/2023) pukul 05.00 WIB.
Akibatnya, lima orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga orang lainnya kritis.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ngawi”]
Kejadian berawal saat Honda Mobilio nopol AE 1403 KO mengangkut delapan orang berjalan dari arah Surabaya menuju arah Ngawi atau dari arah timur ke barat.
Sesampainya di lokasi, mobil yang melaju kencang tak sempat mengerem dan langsung menabrak truk tronton wing box nopol N 8438 TL yang sedang parkir di pinggir jalan.
Pengemudi truk tronton Suswanto Edi Chandra (34) warga Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan dan keneknya tengah makan di warung pinggir jalan tak jauh dari lokasi.
Akibat kejadian itu, 5 orang meninggal dunia di lokasi. Dua lelaki dan dua perempuan korban meninggal dibawa ke RSUD dr Soeroto. Sementara, untuk satu korban meninggal lain dibawa ke RSUD dr Widodo. Pun, 3 orang penumpang yang kritis juga menjalani perawatan intensif di RSUD dr Widodo. [fiq/beq]






