Malang (beritajatim.com) – Caretaker Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Wasto bertemu dengan Wali Kota Malang, Sutiaji di Ruang Rapat Balai Kota pada Selasa, (10/1/2022).
Sutiaji berpesan kepada Wasto agar secepatnya menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Kota Malang. Karena kepengurusan baru berpacu dengan waktu untuk menyiapkan seluruh cabang olahraga di Kota Malang dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur 2023 nanti.
“Prinsipnya bagi kami bagaimana supaya ada percepatan, selain karena sebentar lagi akan ada Porprov, kegiatan-kegiatan pembinaan tidak boleh vakum, harus terus dilakukan,” kata Sutiaji.
[berita-terkait number=”5″ tag=”KONI-Kota-Malang”]
Sutiaji meminta, prestasi runner up pada ajang Porprov edisi sebelumnya harus dipertahankan oleh pengurus baru hasil dari Musorkotlub. Dia juga mengingatkan, merujuk pada undang-Undang 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan disebutkan bahwa penanggung jawab pembina dan pengelola keolahragaan adalah Pemerintah Daerah dibantu oleh KONI. “Maka sangat berkepentingan untuk bagaimana stabilitas dan prestasi dari masing-masing cabang olahraga untuk dikuatkan,” ujar Sutiaji.
Sutiaji meminta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang (Disporapar) bekerjasama dan berkoordinasi dengan Caretaker KONI Kota Malang untuk penyelenggaraan Musorkotlub. Dia berpesan agar Wasto dapat menjalankan amanah dari KONI Provinsi Jawa Timur dengan baik terutama pelaksanaan Musorkotlub.
“Mudah-mudahan amanah yang diberikan dengan surat keputusan tersebut untuk dapat melakukan tahapan-tahapan yang harus dikuatkan bersama-sama,” papar Sutiaji.
Sebagai informasi, Wasto, resmi ditunjuk oleh KONI Provinsi Jawa Timur untuk menjadi ketua Caretaker KONI Kota Malang. Sedangkan, Yudho Nugroho ditunjuk sebagai sekretaris dan Laily Fitriyah Liza Min Nelly sebagai bendahara. Surat Keputusan tersebut diterima Wasto di Kantor KONI Jawa Timur di Surabaya, Senin (9/1/2023) kemarin.
“Pesan dari Provinsi segera dilakukan Musorkotlub dengan segala tahapan yang harus dipenuhi sesuai dengan AD-ART dan banyak komunikasi dengan pihak Pemkot dan OPD terkait, mengingat Kota/Kabupaten lain telah melaksanakan Musorkab atau Musorkot, dalam rangka untuk Porprov,” tandas Wasto yang juga Ketua Cabor Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Malang ini. (luc/kun)






