Surabaya (beritajatim.com) – Bank of England sudah merilis desain uang kertas baru yang menampilkan wajah Raja Charles III (20/12).
Sebelumnya perilisan wajah Raja Charles III dalam alat tukar Inggris ini, mengusul beralihnya tampuk pemerintahan dari Ratu Elizabeth II.
Bank of England pada hari Selasa mengungkapkan desain uang kertas baru yang menampilkan wajah Raja Charles III. Nantinya, nominal uang kertas yang muncul denominasi sebesar 5, 10, 20, dan 50 Poundsterling.
Melansir Washington Post, rencananya desain baru uang kertas yang menunjukkan wajah Raja Charles III akan mulai beredar pada pertengahan tahun 2024.
Sementara itu, uang kertas yang menampilkan wajah Ratu Elizabeth II masih tetap menjadi alat pembayaran yang sah. Artinya, rakyat Inggris akan menggunakan uang yang menampilkan wajah ratu dan putranya, Charles.
[berita-terkait number=”5″ tag=”inggris”]
Ratu Elizabeth II, yang meninggal pada bulan September lalu setelah memerintah Britania selama tujuh dekade. Selama itu pula beliau telah menjadi satu-satunya raja Inggris yang wajahnya ditampilkan dalam uang kertas, menurut Andrew Bailey, Gubernur Bank of England.
Bank of England tidak memiliki izin untuk menggunakan wajah seorang raja sampai beberapa tahun setelah masa pemerintahan ratu berakhir.
Departemen Keuangan Inggris memberikan izin kepada Bang Of England pada tahun 1956 untuk menggunakan potret ratu dalam serangkaian catatan baru, menurut situs web bank tersebut, yang dilansir dari Reuters.
Pada tahun 1960 wajah Ratu Elizabeth II pertama kali menghiasi uang kertas, yang merupakan uang kertas 1 pound. Kemudian diikuti dengan uang kertas 10 shilling di tahun berikutnya.
Seperti ‘image’ keluarga kerajaan yang anggun dan tegas. Sang ratu terlihat mengenakan Diamond Diadem dan menunjukkan ekspresi yang tegas dalam potretnya di uang kertas. Gambar wajah Daja Charles III yang diresmikan, tampak tidak mengenakan mahkota seperti mendiang Ibunya.
Selain uang kertas, potret Raja Charles juga akan ada di koin. Raja Inggris pertama yang wajahnya ditampilkan pada koin yang mengenakan mahkota atau lingkaran adalah Athelstan, yang meninggal pada tahun 939, menurut situs Rumah Tangga Kerajaan.
Menurut sejarah, potret seorang raja yang ada dalam uang menunjukkan simbol kekuasaan yang lebih absolute. (Kai/nap)






