Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa orang pernah mendengar kata Emerging adulthood. Jadi ini merupakan istilah dari suatu tahapan perkembangan setelah individu mengalami melewati masa remaja atau adolescence. Tepatnya, tahapan ini berada di fase sebelum memasuki masa dewasa awal atau young adulthood, dengan rentang usia dari 18 hingga 29 tahun.
Tentu saja, saat berada pada masa ini diwarnai dengan perasaan antusias khususnya dalam merancang rencana-rencana untuk menghadapi tantangan menuju pendewasaan. Selain itu, berbagai hal yang harus dijalani dengan individu di masa transisi hingga kedewasaan seperti tinggal terpisah dari orangtua, peningkatan dalam hal karir maupun akademis, membangun hubungan interpersonal bahkan intim hingga mendalam, keputusan-keputusan sendiri dan kematangan emosional.
Penjelasan lebih lanjut mengenai individu pada tahap Emerging Adulthood lebih menggunakan kualitas-kualitas diri seperti rasa bertanggung jawab terhadap segala tindakan, pengambilan keputusan secara mandiri, dan terlepas dari ketergantungan secara finansial dari orangtua.
Sebenarnya memang rentang usia 20 hingga 30 tahun merupakan tahap individu sudah memiliki kepuasan khususnya dalam hal cinta, seksualitas, kehidupan keluarga, kreativitas, pencapaian karier, dan realisasi dari tujuan-tujuan utama seperti visi misi kehidupan.
Di tahap ini individu mengambil keputusan penting dalam urusan pernikahan, pekerjaan dan gaya hidup sebelum mereka merasa cukup bijaksana dan berpengalaman. Namun disamping itu, ada pula tuntutan dari keluarga, teman bahkan lingkungan sekitar yang berlawanan terhadap ambisi personal.
[berita-terkait number=”5″ tag=”anak”]
Rentang usia individu pada masa emerging adulthood berjalan di jalur yang berbeda, tapi, hal ini membangun jalurnya masing-masing tergantung pada pilihan-pilihan yang sebagian besar ternyata bukanlah pilihan individu bahkan bagian dari eksperimen maupun eksplorasi diri.
Ketika berada di emerging adulthood , perencanaan masa depan akan menjadi semakin sulit bahkan kompleks. Masing-masing individu menggunakan strateginya sendiri dalam penentuan arah mana yang mereka ambil untuk masa depan.
Bukan hanya itu, banyaknya kesempatan yang tersedia tapi nyatanya mereka justru semakin bingung dan kerap seringkali merasa ragu, Inilah yang membuat status sebagai orang dewasa dimaknai sebagai tantangan besar bagi individu pada tahap emerging adulthood. (PRD/ian)






