Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 450 dari 32 Kabupaten/ kota mengikuti Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jawa Timur 2022 di Surabaya, 17-20 Desember 2022.
Ketua NPCI Jawa Timur, Imam Kuncuro mengatakan, antusias daerah mengatakan ajang kejuaraan yang mempertandingkan dua cabang olahraga yaitu, bola voli/voli duduk dan atletik sangat tinggi. Hanya ada dua daerah di Jatim yang absen dari total 34 Pengcab.
“Ada sekitar 450 atlet dari 32 daerah kota dan kabupaten se Jawa Timur mengirimkan atlet. Kita memberikan subsidi 10 atlet, jika lebih mereka biaya sendiri. Rata-rata semua daerah mengirimkan atlet lebih, ada yang 15 atlet sampai 17 atlet, ” ujarnya.
Ditambahkan Imam Kuncuro, Kejuaraan Paralimpik Jawa Timur bertujuan mencari bibit atlet yang akan disiapkan dalam menghadapi even nasional maupun internasional di masa mendatang.
“NPCI Pusat sempat mengeluh kepada Jatim, kekurangan atlet voli nasional. Dari situ kita gelar kejuaraan ini salah satu mempertandingan voli. Nanti akan ada event lagi dengan cabang olahraga lebih banyak, ” ujarnya.
Imam Kuncuro mengatakan, selain memperebutkan Piala Bergilir Ketua NPCI Jatim, juara umum hingga peringkat 6 akan mendapatkan bonus berupa uang tunai.
“Nanti juara umum dapat Rp 10 juta, peringkat kedua Rp 8 juta sampai juara harapan tiga juga ada bonusnya. Ini dari kita untuk kita, ” ucap Imam Kuncoro.
[berita-terkait number=”3″ tag=”viral”]
Sementara Kadispora Jatim, Pulung Chausar yang hadir dalam acara pembukaan merasa bangga dengan antusias peserta. Apalagi, atlet paralimpik Jatim baru saja meraih medali di di Kejuaraan Dunia.
“Luar biasa apa yang ditunjukan teman-teman NPCI di Jatim. Bu Gubernur selalu mendukung kegiatan NPCI. Mudah-mudahan ke depan semakin berpestasi dan membanggakan Jawa Timur, ” ujarnya. [way/but]







