Gresik (beritajatim.com)- Mobil listrik karya siswa SMK PGRI Gresik jurusan otomotif mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Dalam waktu dekat produk mobil listrik tersebut segera didaftarkan dalam e-katalog dan dipromosikan ke desa wisata.
“Kalau sudah masuk e-katalog kita bisa promosikan ke desa wisata. Ini karena di Gresik banyak desa wisata,” ujar Gus Yani panggilan akrab Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Sabtu (17/12/2022).
Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, PGRI Dan Pemkab Gresik memiliki tanggung jawab yang besar dalam memperbaiki kualitas SDM di Kabupaten Gresik.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-gresik”]
“Kami mengajak kepada semua para guru untuk ikut serta dalam peningkatan kualitas. Kita semua harus benar-benar terus mengupdate ilmu yang kita miliki. Kita benar-benar harus meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Saat ditanya mengenai status guru honorer. Dirinya menegaskan Pemkab Gresik saat ini terus berkomitmen untuk mengalokasikan keuangan untuk mengakomodir tenaga pendidikan untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN).
“Saya menginstruksikan kepada BKPSDM Gresik untuk benar-benar berpegang pada data, sehingga bisa dihitung efisiensi keuangan. Dari efisiensi tersebut akan digunakan untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru honorer untuk menjadi PPPK,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Gresik Arif Susanto menyatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik. “Sinergi akan terus dilakukan demi pengembangan kualitas pendidikan baik di tingkat SD hingga SMA maupun SMK,” pungkasnya. [dny/kun]






