Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK) menggelar pameran IDEsember bertajuk White Canvas di Galeri FHIK Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, selama tiga hari berturut-turut mulai 15-17 Desember 2022.
Pameran ini merupakan kolaborasi dua program studi yang ada di FHIK yakni Visual Communication Design (VCD) dan Textile and Fashion Design UK Petra.
“Ini kolaborasi dari beragam mata kuliah yang menghasilkan karya baik berupa karya 2 Dimensi, 3 Dimensi hingga pakaian. Totalnya mencapai 120 karya yang dipamerkan secara atraktif,” kata Dosen Penanggung Jawab Deddi Duto Hartanto, Jumat (16/12/2022).
Di situ, pengunjung akan menikmati beragam karya mahasiswa. Untuk VCD, merupakan karya dari mata kuliah Komunikasi Ide Kreatif (KIK), Tipografi serta Prinsip dan Elemen Desain. Sedangkan untuk Textile and Fashion Design, menampilkan karya dari mata kuliah Komposisi Visual.
Deddi menjelaskan, KIK menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa semester 5, salah satunya pameran gaya desain (design style). Mengangkat tema potensi wisata Kota Surabaya, para mahasiswa diminta menggabungkan unsur gaya desain tertentu dengan potensi wisata Kota Surabaya.
“Jadilah karya dalam bentuk media konvesional yang unik mulai lampion kreatif, totebag hingga poster yang menampilkan mulai Monumen Kapal Selam, Wisata Mangrove, Kebun Binatang Surabaya, Sentra Ikan Bulak dan lain-lain,” tambah Deddi.
Tak hanya itu, para mahasiswa juga menampilkan karya unik yaitu karya Chalkboard Victorian Style. Yaitu memanfaatkan media kapur untuk menyampaikan kalimat pesan motivasi sesuai dengan kondisi masyarakat. “Terdapat kurang lebih 50 karya berbahan linen hitam dengan media kapur,” ujarnya.
Sementara itu, dalam mata kuliah Tipografi serta Prinsip dan Elemen Desain akan menampilkan poster yang menunjukkan ketrampilan dan kepekaan bentuk huruf. Serta eksplorasi secara visual dengan motif, tekstur dan sensasi (mood) Indonesia.
[berita-terkait number=”4″ tag=”uk-petra”]
Sentuhan fashion dalam IDEsember tergambar dalam karya mahasiswa Textile and Fashion Design. Berkolaborasi dengan grup band Dandelions asal Surabaya, para mahasiswa ini ditantang menciptakan kostum dan aksesoris bergaya retro tahun 70-an sesuai dengan karakteristik grup band tersebut.
Aksesorisnya berupa baju, celana, scarf (syal), bucket hat, vest, sepatu dan aksesoris unik lainnya menyesuaikan image dari Band Dandelions. “Grup ini akan menghibur dalam pameran sekaligus menggunakan langsung karya mahasiswa tersebut,” pungkasnya. [ipl/but]






