Surabaya (beritajatim.com) – Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk penghulu dan penyuluh agama.
Kepala Pusdiklat Teknis, Mastuki menjelaskan bahwa sasaran utama Pelatihan KTI ini adalah penghulu dan penyuluh agama. Pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi dan mendukung karier mereka.
“KTI ini memang berkait erat dengan karier mereka, tapi kita ingin lebih dari itu. Kita ingin kemampuan penghulu dan penyuluh agama dalam melakukan riset, menulis, dan menganalisa problem sekaligus mencari solusi meningkat dengan baik,” ujar Mastuki yang dikutip dari laman Kemenag, Kamis (15/12/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kemenag”]
Pendaftaran Pelatihan KTI sudah dibuka pada hari ini, 15 hingga 20 Desember 2022. Adapun cara mendaftarnya, para penghulu dan penyuluh agama bisa mengaksesnya di situs Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran (Pintar) Badan Litbang-Diklat Kemenag (https://pintar.kemenag.go.id/). Pelatihan tersebut akan dilaksanakan secara online selama delapan hari, 21 hingga 28 Desember 2022.
Selain penghulu dan penyuluh agama, Mastuki juga mengungkapkan bahwa pelatihan KTI ini terbuka untuk siapa saja yang tertarik mengikutinya.
“Dosen, guru, peneliti, ASN, juga masyarakat yang membantu tugas Kementerian Agama yang tertarik untuk mengikutinya, sila ikut. Kita terbuka,” imbuhnya.
Dia juga menjelaskan, pelatihan KTI akan dijalankan secara asynchronous dengan mesin MOOC Pintar yang telah dimiliki Kementerian Agama.
“Kapasitas Pintar ini besar, bisa menampung puluhan hingga ratusan ribu peserta dalam sekali pelatihan. Jadi semua penghulu, penyuluh agama, dan juga siapa pun yang tertarik untuk mengikuti, sila bergabung,” tandasnya. (nap)






