Ngawi (beritajatim.com) – Bapak dua anak di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, meninggal dunia akibat tenggelam usai terpeleset di sungai yang tak jauh dari rumahnya, Rabu (14/12/2022). Istrinya teriak histeris usai melihat suaminya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Korban adalah Siswanto (47) warga Desa Jatipuro Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Bapak dua anak itu sempat dicari oleh pihak keluarga usai hampir setengah jam pamit buang hajat di sungai yang tak jauh dari rumahnya pada Rabu (14/12/2022) pukul 05.30 WIB.
Namun, karena tak kunjung kembali, anak korban pun curiga dan menyusul ke sungai. Anak korban pun hanya menemukan sandal milik korban namun korban tak ada di lokasi. Akhirnya, dia pun memberitahu ibunya karena sang ayah tak ada di sungai. Sang ibu lantas memberi tahu tetangga dan perangkat desa setempat agar membantu mencari karen diduga korban tenggelam karena terpeleset.
Pencarian melibatkan BPBD Ngawi dan pemadam kebakaran serta warga setempat dengan alat seadanya. Sekitar 2,5 jam kemudian, Siswanto ditemukan di dasar sungai yang berjarak 50 meter dari lokasi awal ditemukannya sandal korban.
“Pas saya menyelam, saya terasa tubuhnya kena kaki saya, saya mau tarik pakai tangan ndak sampai. Akhirnya saya menyelam lagi. Baru kena posisinya di dalam tertelungkup. Kalau tenggelamnya kurang tau cuma ditemukan sandal saja,” kata Amidani, warga setempat, Rabu (14/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”ngawi”]
Sementsra itu, Kapolsek Karangjati AKP Agus Andi Anto Prabowo membenarkan jika pencarian memakan waktu 2,5 jam. Hingga akhirnya, korban ditemukan oleh warga setempat saat melakukan pencarian bersama petugas gabungan.
“Pencarian sampai 2,5 jam untuk kendala medan sungai banyak pohon bambu. Ditemukan sekitar 50 meter dari titik hilang atau sandal buang hajat ke sungai tidak kembali diduga terpeleset,” kata Agus Andi, Rabu (14/12/2022).
Jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka. Dari hasil visum bersama Puskesmas Karangjati tak ada temuan tanda kekerasan. Korban dipastikan meninggal karena tenggelam di dasar sungai. [fiq/but]







