Surabaya (beritajatim.com) – Kapolsek Sukolilo Kompol Sholeh mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pemuda yang menyerang pemukiman di Keputih Surabaya, Jumat (02/12/2022) dini hari.
Pantauan beritajatim.com, warga yang menjadi korban kebengisan anggota gangster berkumpul di Polsek Sukolilo. Informasi yang dihimpun, warga sempat berkoordinasi dengan Kapolsek Sukolilo dan membuat laporan kerugian yang diakibatkan dari serangan gangster tersebut.
Kompol Sholeh mengatakan, pihaknya mengamankan total 12 pemuda beserta barang bukti termasuk senjata tajam berbentuk pedang bergerigi. “Kita amankan 12 pemuda, saat ini masih kita periksa secara intensif,” ujarnya, Jumat (2/12/2022).
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, kelompok gangster melakukan konvoi dan menyerang pemukiman warga di Jalan Keputih, Jumat (2/12/2022) dini hari. Akibatnya, sejumlah warung rusak dan seorang warga menjadi korban kebengisan kelompok gangster tersebut.
Rahman (27) salah satu warga Jalan Keputih mengatakan, kelompok gangster tersebut datang dari arah Jalan Medokan sambil membawa sajam (senjata tajam). Tak berselang lama, mereka memasuki kampung keputih. “Ada 50an sepeda motor, mereka arah dari Medokan langsung masuk ke Keputih, langsung menyasar warkop,” kata Rahman ketika dikonfirmasi.
[berita-terkait number=”3″ tag=”gangster”]
Dalam penyerangan di Keputih, 3 anggota gangster berhasil diamankan oleh karang taruna dan warga yang melakukan perlawanan. Merasa dilawan warga, para gangster tersebut kemudian melarikan diri ke arah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Jalan Kalisari Damen.
“Ketika di pertigaan itu diberhentikan sama orang-orang. Terus mereka jadi dua kelompok, satu ke arah Jalan Kalisari Damen, satu lagi ke kampus ITS. Di kampus ITS ketangkep 5 orang dan Kalisari Damen 5 orang,” jelasnya. [ang/suf]






