Magetan (beritajatim.com) – Tren kasus Covid-19 di Magetan menunjukkan peningkatan Kini, rata-rata terdapat 5 hingga 6 kasus baru per hari.
Kenaikan terjadi sejak pertengahan Oktober lalu. Bahkan, kini ada 18 orang yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr Sayidiman Magetan.
Plh. Kabid Pelayanan RSUD dr Sayidiman Magetan, dr. Dinner Yuliarti menyebut kini Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD dr Sayidiman sudah mencapai 30 persen dari sebelumnya 15 persen atau 20 persen. Kenaikan jumlah pasien Covid-19 mulai terjadi sejak pertengahan Oktober lalu.
“Kenaikan terjadi sejak pertengahan Oktober. Sebelumnya sehari ada penambahan dua atau tiga kasus, sekarang bisa sampai 5 hingga 6 kasus. BOR kami sekarang 30 persen dari sebelumnya 15 hingga 20 persen,” kata Dinne saat dikonfirmasi, Rabu (23/11/2022)
Dinne mengatakan, saat ini pihaknya merawat total 18 orang pasien Covid-19. Semua mengalami gejala sedang, dan kondisi pasien seluruhnya stabil.
Pasien akan terus mendapatkan pemantauan dari tenaga kesehatan sampai dinyatakan sembuh.
“Awalnya belum naik ya. Mulai ada kenaikan di pertengahan Oktober. Tidak ada yang bergejala berat, semua bergejala sedang. Yang gejala ringan dirawat di rumah,” kata Dinne.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Covid-19″]
Dia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan serta menjalankan pola hidup yang sehat. Kemudian, masyarakat juga diminta untuk segera menjalani vaksinasi jika sudah vaksin maka disarankan untuk segera melengkapi dosis.
Diketahui, saat ini kasus Covid-19 di Magetan per 22 November 2022 terdapat 13.432 kasus, dengan jumlah kasus aktif sebanyak 40 kasus. Kemudian, 12.338 orang dinyatakan sembuh dengan jumlah meninggal 1.054 kasus.
Sebanyak 40.kasus aktif itu tersebar di 18 kecamatan di Magetan kecuali Kecamatan Karas. Terbanyak yakni pasien asal Kecamatan Takeran yakni sebanyak 6 orang. Paling sedikit yakni berasal dari kecamatan Barat, Sukomoro, Bendo, dan Plaosan dengan jumlah masing-masing 1 kasus. [fiq/beq]






