Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah mobil pribadi terhenti di depan pintu masuk Kawasan Wisata Gunung Bromo. Hal ini diketahui setelah video berdurasi dua setengah menit tersebar di media sosial (medsos). Dalam video tersebut sejumlah rombongan mobil pribadi mengaku menerima undangan Fashion Show Bromo.
Namun petugas TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) menghadang sejumlah rombongan di depan pintu masuk yang terletak di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Kapolsek Tosari AKP Dedy Cahyo membenarkan kejadian itu. Menurutnya, cekcok terjadi karena rombongan tidak memiliki izin untuk memasuki kawasan wisata. Dedy juga mengatakan bahwa rombongan merupakan komunitas Jeep Rubicon yang berjumlah 12 unit.
[berita-terkait number=”3″ tag=”wisata-bromo”]
“Rombongan tidak membawa surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi) ke lautan pasir Bromo. Kejadiannya pada Sabtu (19/11/2022), jumlahnya ada 12 unit mobil,” jelas Dedy, Senin (22/11/2022).
Dikatakannya, rombongan sempat mengelabuhi petugas dengan menunjukkan undangan dari Gubernur Jawa Timur. Namun para petugas tidak langsung percaya dan menghubungi penyelenggara yakni Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan.
Senada, Plt Camat Tosari, Hendy mengungkapkan bahwa tidak ada acara atau kegiatan yang dihadiri Gubernur Jatim pada Minggu (20/11/2022). Melainkan acara yang akan di buka oleh Gubernur Jatim akan dilakukan pada Sabtu (3/12/2022) mendatang.
“Informasi dari Pak Sion (petugas TNBTS), tidak ada acara dari provinsi. Itu hanya modus mereka agar bisa berkegiatan di lautan pasir,” ungkapnya. [ada/suf]






