Gresik (beritajatim.com) – Musim hujan, keberadaan binatang melata jenis ular meresahkan warga. Seperti dialami Suharyanto (40) warga asal Driyorejo, Gresik. Dirinya kaget saat menyiram bunga di pot malah muncul anak ular piton.
Melihat ada ular sedang melingkar di pot bunga, warga Driyorejo, Gresik itu tak mau gegabah. Dengan cepat, dirinya melaporkan hal ini ke Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, meminta bantuan.
“Daripada mengancam diri saya, kejadian adanya ular di dalam pot bunga langsung saya laporkan ke pos Damkarla Driyorejo,” ujar Suharyanto, Selasa (22/11/2022).
Masih menurut Suharyanto, petugas Damkarla dengan cepat mengevakuasi anak ular piton yang ada di halaman rumahnya. Dirinya mengapresi petugas yang bertugas lapangan. Dengan menggunakan alat khusus, ular tersebut akhirnya bisa dipindahkan.
‘Ularnya sudah dievakuasi lalu dimasukkan karung sebelum dipindahkan ke lain agar tidak mengganggu warga,” paparnya.
Kepala Dinas Damkarla Gresik AH.Sinaga menuturkan, evaluasi ular di rumah warga kesekian kalinya sudah dilakukan oleh anggotanya. Untuk itu, dirimu menghimbau warga segera melapor bila menemukan ular, atau binatang melata lainnya yang berada di lingkungan rumah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ular”]
“Warga melapor saja dan jangan mengevakuasi sendiri bila menemukan ular. Biar petugas kami saja karena sudah mengetahui protapnya bagaimana cara menanganinya,” tuturnya.
Ia menambahkan, agar ular tidak gampang masuk rumah. Dirinya meminta warga supaya membersihkan semak-semak, atau gorong-gorong. Pasalnya, ular kerap kali bersembunyi di tempat tersebut.
“Paling tidak dibersihkan seminggu sekali biar tidak menjadi tempat sarang ular,” imbuhnya. [dny/but]






