Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mulai menyalurkan bantuan pembangunan Jamban Sehat tahun 2022. Melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), bantuan pembangunan Jamban Sehat tahun 2022 digelontorkan sekitar Rp18 miliar.
Bantuan pembangunan Jamban Sehat tahun 2022 tersebut dari P-APBD Tahun 2022. Sementara data sasaran penerima bantuan Jamban Sehat tersebut sesuai data dari Bidang Kesehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto. Yakni sebanyak 5.598 rumah tangga yang tidak memiliki jamban layak.
“Dari data yang masuk, kami anggarkan sekitar Rp18 miliar dan pembangunan jamban sehat per satuan yaitu Rp3,1 juta,” ungkap Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati usai monitoring pembangunan Jamban Sehat tahun 2022 di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Jumat (18/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-mojokerto”]
Dengan rincian Rp1 juta biaya tukang, kemudian Rp2,1 juta biaya bahan bakunya. Adapunsasarannya adalah 5.598 penerima bantuan pembangunan jamban sehat. Sedangkan, sekitar 300 data batal karena ada calon penerima bantuan meninggal dunia dan pindah domisili.
“Bantuan pembangunan Jamban Sehat tahun 2022 merupakan upaya mewujudkan Kabupaten Mojokerto bebas Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan. Kami berharap tahun 2022 di Kabupaten Mojokerto sudah bebas ODF. Tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar tidak di jamban,” katanya.
Seperti yang dialami warga di Desa Kepuhanyar, selama 25 tahun BAB (Buang Air Besar) di sungai karena tidak memiliki jamban. Pemerintah Daerah mengupayakan dengan memberikan bantuan pembangunan jamban sehat yang layak, sehingga masyarakat tidak lagi buang air besar di tempat yang terbuka.
“Program bantuan pembangunan jamban sehat ini juga turut mendongkrak pemulihan ekonomi karena dalam proses pembangunannya memanfaatkan tenaga kerja masyarakat. Mulai dari tukang yang berasal dari warga setempat serta melibatkan toko bangunan. Kami tadi sudah lihat di lapangan,” ujarnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini menjelaskan, jika saat ini progres pembangunan jamban sehat yang sudah rampung sekitar 200 unit. Sementara proses persiapan bahan bangunan dalam pengiriman sekitar 50 persen dan distribusi bantuan pembangunan Jamban Sehat tahun 2022 ditargetkan selesai pada akhir tahun. [tin/kun]






