Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan simpatisan Subechi memadati jalan Arjuna tepatnya di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (17/11/2022) siang.
Pantauan beritajatim.com, pukul 11.55 WIB, simpatisan Bechi yang terdiri dari pria dewasa, ibu-ibu, remaja laki-laki dan perempuan itu sudah duduk memenuhi sebagian badan Jalan Arjuno, Surabaya.
Massa simpatisan Bechi juga memakai pakaian serba hitam. Ada juga yang menggunakan ikat kepala merah bertuliskan “PCTA INDONESIA”.
“Bebaskan Mas Bechi,” tulisan dalam kaos yang mereka kenakan.
Dalam aksinya, Massa Bechi sempat menggelar doa bersama bersama dan memberikan dukungan kepada Bechi yang sedang menjalani sidang putusan.
“Tolong di depan pagar steril. Sebaiknya ibu-ibu doa bersama agar hasil putusan seperti yang diharapkan,” ujar Kompol M Fakih, Kasihumas Polrestabes Surabaya saat menghimbau massa Bechi.
Para massa pun menurutinya. Mereka mulai terurai. Tidak lagi memadati gerbang utama PN Surabaya.
Fakih menjelaskan, jika anggota kepolisian yang berjaga di Pengadilan Negeri Surabaya bertambah. Jika estimasi awal 130 anggota, maka hari ini Polrestabes Surabaya mengerahkan 250 anggota untuk mengamankan sidang putusan Bechi.
“Ada 250 anggota kepolisian yang berjaga,” imbuh Fakih.
Diberitakan beritajatim sebelumnya, Anak kiai Jombang terdakwa kasus pemerkosaan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Bechi, akan menjalani sidang putusannya, Kamis (17/11/2022) di Pengadilan negeri Surabaya. Untuk memastikan sidang putusan berjalan dengan lancar, Polrestabes Surabaya mengerahkan pengamanan maksimal.
[berita-terkait number=”4″ tag=”moch-subchi-Azal-Tsani”]
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih mengatakan jika Polrestabes Surabaya mengerahkan 130 personel untuk mengamankan pengadilan negeri Surabaya saat hakim membacakan putusan untuk menghukum Bechi.
“Ada 130 personel yang kami siapkan. Namun jumlahnya bisa berubah sesuai dengan keadaan di lapangan,” ujar Fakih saat dikonfirmasi Beritajatim, Kamis (17/11/2022) pagi. (ang/ted)






