Jember (beritajatim.com) – Kontingen Kabupaten Jember berhasil menduduki peringkat lima besar di antara 38 kontingen dalam Pekan Paralimpik Pelajar Daerah Jawa Timur, di Sidoarjo, 14-16 November 2022. Ada sembilan medali yang dikalungkan ke leher delapan atlet difabel Jember ini.
Jember meraih tiga medali emas, dua perak, empat perunggu, Medali emas disumbangkan Rafi Raidul Islam di cabang olahraga renang netra gaya bebas 50 meter, Rama Dani di cabor renang daksa gaya bebas 50 meter, dan ganda campuran cabor bulu tangkis tuna rungu wicara Kamelia Siti Nur Holisah dan Muhammad Farhan Yanuar.
Medali perak diraih Sultan Dzakky A untuk cabor renang tuna rungu wicara gaya dada 50 meter dan Chayla Hoirun Nisa untuk cabor renang intelektual gaya dada 50 meter. Sementara untuk perunggu diperoleh dari cabor tenis meja atas nama Feeoly Ardiansyah Handoko untuk atlet tunggal tuna rungu wicara, cabor bulu tangkis atas nama Kamelia Siti Nur Holisah untuk tunggal tuna rungu wicara, cabor renang atas nama Chayla Hoirun Nisa untuk kelas 50 meter gaya dada, dan cabor atletik tolak peluru atas nama Reza Agus Setiawan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”paralimpik”]
“Ini melampaui target kami yang hanya mematok empat medali. Renang bikin kami terkejut, karena empat atlet dapat lima medali,” kata Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jember Kusbandono, Kamis (17/11/2022).
Setelah meraih sukses ini, NPCI akan memfokuskan pembinaan cabor yang berpotensi tinggi, seperti di klasifikasi netra dan intelektual. “Kendala utama adalah pembinaan yang membutuhkan tenaga ekstra, seperti pendampingan guru dan orang tua. Tapi kami atasi dengan swadaya dan bantuan dari para tokoh masyarakat yang mau berperan aktif,” kata Kusbandono. [wir/suf]






