Gresik (beritajatim.com) – Kedua orang tua balita tanpa anus, M.Nadif (30) dan Lindi Febriyanti tampak sedikit gugup saat Menteri Sosial (Mensos) Tri Risma Harini menanyakan kondisi Nazril Maulana bayi yang berusia enam bulan yang hidup tanpa anus saat didatangkan di kantor Bupati Gresik, Minggu (13/11/2022).
Febri sang ibunda Nazril Maulana tidak menyangka anak pertamanya mendapat perhatian dari Kemensos. Ditemani suaminya, M.Nadif. Pasangan asal Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Gresik itu menyampaikan keluh kesahnya ke Mensos Tri Risma Harini.
“Saya tidak menyangka sampai dipanggil ke kantor pemda bertemu dengan Mensos Tri Risma Harini membantu anak saya yang akan dioperasi,” ujarnya.
Nazril Maulana menderita multiple congenital malformation, atau kondisi bayi lahir dengan kelainan lebih dari satu. Nazril harus menjalani beberapa kali operasi agar tumbuh dan berkembang seperti bayi lainnya.
Terkait dengan Mensos Tri Risma Harini mengatakan, pihaknya menganggarkan pengobatan penyakit yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan seperti diderita Nazril Maulana.
“Kami kan tidak bisa anggarannya untuk pengobatan seperti ini. Itu bisa dibantu oleh para dermawan. Tapi kan ada biaya operasional, untuk makan, transportasi, dan sebagainya. Nah itu kan tidak sedikit juga kami bantu,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-gresik”]
Ia menambahkan, dirinya berterima kasih kepada rekan-rekan media maupun yang menginformasikannya ada berita tentang adik Nazril Maulana.
“Saat berita tentang bayi Nazril Maulana mencuat ke media, Kemensos melalui Sentra Margolaras di Pati telah memberikan bantuan berupa keperluan perawatan kolostomi, peralatan bayi, sembako dan pemenuhan nutrisi, dan biaya operasional pengobatan,” imbuhnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi Kemensos yang memberikan perhatian kepada warganya. Mantan Ketua DPRD Gresik ini menyambut baik kerjasama dengan Kemensos dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Saya yakin dengan sinergitas ini, kami bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ungkapnya.
Total bantuan dari Kemensos yang diberikan kepada keluarga Nazril Maulana senilai Rp22,4 juta dan bantuan hasil donasi dari dermawan sebesar Rp59,9 juta. (dny/ted)






