Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan siswa SMA 17 Agustus 1945 (Smatag) Surabaya turut memperingati hari pahlawan. Meski terbilang sederhana, namun peringatan itu sangat bermakna bagi para siswa.
Sejak pagi, setidaknya 700 siswa terlihat sudah mengenakan baju pahlawan untuk bersiap mengikuti jalan sehat. Berbagai atribut seperti bendera pun juga dibawa sembari menyapa para pengguna jalan yang lewat.
Jalan sehat dengan berbusana pahlawan ini sebagai bentuk apresiasi Smatag terhadap jasa-jasa para pahlawan. Di sisi lain, hal ini juga sebagai cara untuk menanamkan jiwa siap berkorban serta berjuang kepada siswa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”hari-pahlawan”]
“Mereka yang melihat para siswa di jalan akan ikut mengenang para pahlawan, di Smatag ini semua bentuk peringatan hari nasional selalu di tanamkan nilai patriotisme,” kata Ketua YPTA J Subekti, Kamis (10/11/2022).
Sementara itu, Kepala Smatag Surabaya Prehantoro menjelaskan, ada 700 siswa yang berpartisipasi dalam jalan sehat sejauh dua kilometer ini. Selain lewat jalan sehat, penanaman nilai pancasila biasanya juga lewat kedisiplinan dalam beraktivitas di sekolah. “Ada pendisiplinan dalam beragama juga. Seperti siswa yang beragama islam setelah masuk ada doa bernama, sholat dhuha dan pulang sekolah juga ada doa bersama,” tandasnya. (ipl/kun)






