Surabaya (beritajatim.com) – Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Desa Lebak Harjo Ampel Gading, Kabupaten Malang, Senin (7/11/2022).
Akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, sejumlah rumah warga Desa Lebak Harjo Ampel Gading mengalami kerusakan.
“Bantuan ini berasal dari program penggalan dana peduli banjir kepada wali murid yang dilaksanakan selama satu pekan, mulai tanggal 24 sampai dengan 28 Oktober 2022,” kata Kabag Humas LPF Gatot Purwanto.
Sebelumnya, dana bantuan korban banjir yang terkumpul sebesar Rp.11.552.551,00 disalurkan LPF ke kantor Yayasan Dana Sosial Al Falah Surabaya (YDSF) pada Kamis (3/11) lalu, bersama dengan Widodo Agus Satmoko, S.E, Kepala Divisi Penghimpunan.
Dikatakan Gatot, bantuan yang diberikan berupa dana belasan juta, 64 paket sembako, obat-obatan, dan barang layak pakai diserahkan oleh LPF untuk korban banjir bersama dengan Sri Sujarno, Manajer Marketing Yayasan Dana Sosial Al Falah Surabaya (YDSF).
Sementara sebagai bentuk pembelajaran secara kontekstual, LPF juga mengajak 2 siswanya dari jenjang SMP, yaitu Lingga Labib A (Ketua Remas SMP Al Falah Deltasari) dan M Rafif Sultan (Ketua Remas SMP Al Falah Surabaya) untuk mengikuti kegiatan penyaluran dana bantuan.
Meskipun harus melewati jalan terjal dan berkelok di tengah hujan lebat, tidak mematahkan semangat pejuang kebaikan LPF dalam menengok saudara jauhnya di Desa Lebak Harjo.
“Senang, kita dapat membantu saudara kita yang kesusahan, meskipun perjalanan panjang dan cukup melelahkan, tapi alhamdulillah semua lancar, harapannya semoga bantuan ini bisa meringankan korban banjir,” ungkap Rafif.
Senada, Lingga juga merasa senang berbagi serta memberi donasi kepada warga, meskipun banyak rintangan menuju TKP, namun Lingga senang bisa meluangkan waktu untuk mengunjungi mereka.
Sedangkan Ernawati (41), salah satu korban menyatakan bahwa saat musibah datang, air langsung masuk dengan begitu besarnya dari belakang rumah dan berusaha menyelamatkan anak-anak. Ernawati juga mengucapkan rasa syukur kepada pihak LPF yang telah jauh-jauh datang memberikan bantuan kepada warga desanya.
“Kami bersyukur dan terima kasih atas bantuan Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya. Dana bantuan akan dipakai dengan sebaik-baiknya,” ucap Ernawati.
[berita-terkait number=”4″ tag=”al-falah”]
Di tempat sama, Arif Sugianto, Kepala Dusun Krajaan 2 mengucapkan terima kasih kepada LPF dan YDSF yang mau membantu dan peduli kepada warga di desanya. “Terimakasih LPF sudah membantu kami,” ungkapnya.
Untuk diketahui, harapan warga, bencana banjir ini tidak terjadi lagi dan pemerintah bisa menanggulangi dengan membangun tanggul dan memperbaiki aliran sungai.
Saat banjir bandang sendiri, sejumlah rumah warga dilaporkan terendam derasnya arus air dan banyak lagi yang rusak. Banjir bandang itu diawali hujan deras dan luapan air sungai sejak Senin (17/10).
Dalam bencana banjir bandang ini, beruntung tidak menelan korban jiwa. Adapun kerugian ditaksir sekitar ratusan juta dan beberapa hewan ternak yang terseret banjir. [ipl/but]







