Lamongan (beritajatim.com) – Ribuan masyarakat Desa Lohgung, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan berduyun-duyun mengikuti Tradisi Budaya Petik Laut yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Nelayan desa setempat, Rabu (2/11/2022).
Tradisi Budaya Petik Laut ini dilakukan masyarakat desa sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Tuhan yang Maha Esa, berupa melimpahnya potensi ikan yang didapat. Para nelayan berharap, mereka selalu dianugerahi hasil laut yang melimpah.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan agar ke depannya mendapatkan hasil yang baik, tradisi ini juga dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan tradisi budaya agar terus dilestarikan generasi muda.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang menghadiri tradisi ini mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada masyarakat dan rukun nelayan atas pelestarian tradisi budaya atau kearifan lokal Desa Lohgung yang dilakukan hingga kini.
[berita-terkait number=”5″ tag=”budaya”]
“Sugeng siang masyarakat Desa Lohgung, selamat atas suksesnya tasyakuran nelayan dan petik laut yang diselenggarakan oleh nelayan. Monggo yang didapat dari laut disyukuri dan siapa yang mau syukur Insya Allah ditambah nikmatnya,” ujar Bupati Yuhronur, Rabu (2/11/2022).
Pihaknya menambahkan, sebagai wilayah yang memiliki potensi alam dan budaya yang luar biasa, Kecamatan Brondong dinilai sangat strategis sebagai kawasan industri, utamanya sektor perikanan yang dihasilkan oleh para nelayan.
Oleh karenanya, tutur Yuhronur, Pemkab Lamongan terus melakukan berbagai upaya untuk menjamin keselamatan para nelayan di Lamongan, salah satunya melalui keikutsertaan nelayan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan ini supaya ketika terjadi apa-apa dengan nelayan ada jaminannya karena memiliki asuransi. Semoga semuanya selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan Yuli Wahyuono menyatakan, setiap tahunnya produksi perikanan Lamongan terus mengalami tren positif. Di mana pada tahun 2022 hingga triwulan ketiga angka produksi perikanan tangkap sudah mencapai 54.034.04 ton.
“Pada tahun 2021 produksi ikan di Lamongan sebesar 145.897.96 ton dengan produksi hasil tangkapnya mencapai 83.155.39 ton. Lalu pada tahun 2022 hingga triwulan ketiga angka produksi perikanan tangkap sudah sampai 54.034.04 ton,” terangnya.
Sebagai informasi, di wilayah Desa Lohgung sendiri terdapat lebih dari 800 nelayan dan 248 perahu yang masing-masing perahu memiliki sekitar 20 orang awak nelayan. Para nelayan tersebut memiliki andil besar pada produksi perikanan tangkap di Lamongan.[riq/kun]






