Sumenep (beritajatim.com) – Febmi Noerdiansyah terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Askab PSSI Sumenep. Dia menggantikan Hairul Anwar yang tidak lagi mencalonkan diri.
Usai terpilih, Febmi yang juga Direktur Utama PDAM Sumenep mengaku akan menjaga ritme sepak bola di Sumenep. Ia segera melakukan evaluasi program yang ada di Askab PSSI Sumenep.
“Program ketua lama yang bagus akan kita lanjutkan. Yang belum optimal akan kita maksimalkan,” katanya, Selasa (1/11/2022).
Ia berjanji menerapkan transparansi anggaran. Program yang sudah ada akan digelar sesuai rencana anggaran yang ada.
“Kami tidak akan merombak program. Hanya evaluasi saja, terutama program yang belum efektif,” ujarnya.
Febmi menerangkan, beberapa program yang akan dijalankan di antaranya kompetisi. Kemudian mengadakan pelatihan wasit dan pelatih.
“Kami juga akan mensupport klub yang membutuhkan. Tiap klub kebutuhannya beda. Kemampuan finansialnya pun beda. Nanti akan ada skala prioritas untuk pemberian support,” terangnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Sumenep”]
Bupati Sumenep, Ach. Fauzi mengakui jika sarana dan prasarana di Stadion Ahmad Yani belum memenuhi standar, sehingga rawan penonton turun ke lapangan usai pertandingan.
“Ini yang perlu diantisipasi. Perlu pembekalan sebelum pertandingan dimulai. Kemudian kerja sama dengan aparat keamanan sangat penting untuk dilakukan,” paparnya.
Fauzi juga berharap agar Ketua Askab PSSI yang baru mampu berkomunikasi dengan klub-klub sepak bola agar menyiapkan karakter pemain yang bermental kuat.
“Pemain bola di Sumenep diharapkan bisa bersikap dewasa dan tidak mudah terprovokasi. Selain itu juga menghargai keputusan wasit di lapangan,” ucapnya. [tem/beq]






