Blitar (Beritajatim) – Debu yang ditimbulkan oleh jalan rusak di Desa Ngembul Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar mengganggu aktivitas pembelajaran di sekolah. Seperti yang terlihat di Sekolah Dasar Negeri 2 Ngembul Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.
Setiap pagi dan waktu istirahat kini para murid harus membersihkan ruangan kelasnya dari debu jalan yang menempel di lantai hingga jendela. Kondisi ini terjadi selama 2 bulan terakhir tepatnya setelah jalan yang berbeda di depan SD Negeri 2 Ngembul rusak parah.
“Setiap pagi para siswa kini rutin membersihkan debu, karena banyak debu dari jalan yang masuk ke ruang kelas,” kata Sulistyowati, Guru kelas 1 SD Negeri 2 Ngembul, Senin (31/10/2022).
Kondisi itu pun mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah. Siswa diminta untuk tetap menggunakan masker karena banyaknya debu yang masuk ke ruangan kelas.
Bahkan sebagian anak yang lupa tidak membawa masker memilih untuk menutupi hidungnya dengan baju seragam. Hal itu dilakukan agar para siswa terhindar dari penyakit batuk akibat menghirup debu jalan yang beterbangan hingga ke lingkungan sekolah.
“Kita meminta agar para siswa tetap rajin mengenakan masker, karena debu dari jalan banyak yang beterbangan dan masuk ruangan kelas, hal itu dilakukan agar para siswa terhindar dari penyakit batuk dan flu,” tegas Sulistyowati
Menurut pihak sekolah beberapa anak di SD Negeri 2 Ngembul sering terjangkit batuk setelah jalan yang berbeda di depan sekolahnya rusak dan mengeluarkan debu. Meski demikian pihaknya tidak mau menuduh penyebab terjangkitnya batuk pada anak akibat menghirup debu jalan.
“Sejak jalan berdebu, beberapa anak mengalami batuk, kami belum bisa memastikan tapi mungkin itu sebagai akibat dari banyaknya debu yang beterbangan di sekolah kita,” terang Sulistyowati, Guru SDN 2 Ngembul.
Jarak SD Negeri 2 Ngembul sendiri berada tepat di samping jalan raya desa Ngembul yang mengalami rusak dan berdebu akibat sering dilalui kendaraan berat. Selain debu suara kendaraan berat juga mengganggu aktivitas pembelajaran yang sedang berlangsung.
Selain Sekolah Dasar Negeri 2 Ngembul, dampak buruk dari debu jalan yang rusak juga dirasakan oleh SDN 4 Ngembul Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar. Di sekolah tersebut debu beterbangan dan masuk ke teras kelas, meski demikian debu tersebut tidak sampai mengganggu jalannya pembelajaran.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
“Selain di sini, SDN 4 Ngembul Kecamatan Binangun itu juga terdampak debu Lo tapi tidak sampai masuk ke dalam kelas,” ungkap Sulistyowati.
Kini para siswa berharap agar permasalahan jalan rusak dan pencemaran debu tersebut dapat segera diselesaikan oleh pemerintah daerah setempat. Sehingga pembelajaran di sekolahnya dapat berjalan lancar. [owi/nng]







