Surabaya (beritajatim.com) – Siapa sih yang tak suka dengan madu, salah satu substansi makanan yang memiliki rasa manis dan menyehatkan membuat cairan manis alami ini populer di tengah masyarakat.
Selain itu, madu juga sering disebut sebagai pengganti gula. Cairan ini pun memiliki banyak manfaat seperti mencegah pertumbuhan bakteri hingga untuk pengobatan penderita diabetes.
Tak hanya itu, harga madu pun cukup bervariasi ada yang puluhan ribu hingga ratusan juta, lho.
Sebut saja namanya Centauri Honey, berasal dari sebuah gua di Turki dan dibanderol dengan harga 10 ribu Euro per kg atau Rp 172 juta.
Harga ini berkali-kali lipat lebih mahal dibandingkan madu biasa di pasaran. Sebagai perbandingan, 1 kg madu biasanya di jual sekitar Rp100 ribu. Lalu mengapa madu ini bisa mahal? Simak alasannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Madu gua ini berasal dari nektar yang berbeda dibandingkan madu pada umumnya. Sebab, nektar tersebut dihasilkan dari sebuah tanaman obat di sekitar gua.
Lebah yang memakan nektar ini bersarang di gua dengan ketinggian 2.500 meter di atas permukaan. Hasilnya, warna Centauri Honey lebih gelap dibandingkan dengan madu pada umumnya, rasanya pun agak pahit.
Madu ini dipanen hanya sekali setahun, berbeda dengan madu biasanya yang dapat dipanen hingga 2 sampai 3 kali setahun, itulah mengapa yang menjadi alasan madu gua ini tak bisa diproduksi dalam jumlah massal.
Selain itu, perlu diketahui jika salah satu jenis madu ini tidak bisa dijual di pasar dan toko, sebab lebah tidak pernah bisa membuat berton – ton madu untuk dikonsumsi manusia secara alami. Ahmet Aren Cakir yakni founder Centauri Honey mengatakan jika madu yang mahal, merupakan harta dunia.
Setiap sampel madu ini juga dikirim ke Turkish Scientific Council untuk memeriksa kandungan madu. Madu ini kaya akan magnesium, kalium, fenol, dan flavonoid. Kandungan tersebut akan membuat madu gua memiliki sifat antioksidan yang tinggi dan memiliki manfaat lain untuk tubuh. Itulah mengapa Centauri Honey memiliki harga yang tak wajar. (frs/nap)






