Malang (beritajatim.com) – International Conference on Islam, Science, Language, Law, Education, Economics, and Humanity(IC-ISLEH) dilangsungkan oleh sekolah pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang). Acara tersebut m berlangsung secara hybrid, yaitu di Hall Utama Lt.4, Gedung B, Pascasarjana UIN Maliki Malang dan Zoom meeting selama tiga hari 26 hingga 28 Oktober 2022.
Rektor UIN Maliki Malang, Zainuddin menjelaskan, konferensi ini memberi kesempatan besar tidak hanya untuk bertukar pikiran dan terlibat dalam kegiatan intelektual tetapi juga untuk mengenal satu sama lain di antara para sarjana dari berbagai disiplin ilmu.
“Suatu kehormatan bagi Saya mendapat kesempatan menyambut Anda semua dalam konferensi di Indonesia yang diadakan oleh sekolah pascasarjana UIN Maliki Malang. Sebuah kampus yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menjadi universitas kelas dunia. Konferensi ini memberi kita kesempatan besar tidak hanya untuk bertukar pikiran dan terlibat dalam kegiatan intelektual tetapi juga untuk mengenal satu sama lain di antara para sarjana dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang budaya,” terang Zainuddin.
Menurut Prof. Zain, sapaan akrabnya, konferensi internasional yang mengusung tema “Memikirkan Kembali Islam Kontemporer dari Teks ke Konteks” ini digelar untuk mendorong para sarjana di seluruh dunia untuk merenungkan Islam sebagai agama dan sistem kepercayaan.
“Maka tidaklah salah apabila acara tersebut berpotensi untuk dapat dimanfaatkan untuk memelihara pembangunan dan peradaban manusia,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”uin-malang”]
Dia memandang konferensi tersebut menawarkan berbagai topik untuk dieksplorasi dan dijelajahi mulai dari bidang Pendidikan, Bahasa, Ekonomi, Hukum, Kajian Islam, dan sebagainya. Bagi kampus UIN Malang sebagai Universitas berbasis Islam ini sangat pas.
“Apalagi UIN Malang punya visi dan misi mewujudkan pendidikan tinggi dengan mengintegrasikan sains dan Islam untuk menghasilkan produk pengetahuan, teknologi dan budaya yang relevan dan berdaya saing tinggi. Selain itu juga untuk menyediakan sumber daya manusia akademik dalam usaha memenuhi kebutuhan masyarakat global,” tutur Rektor.
Sehingga, kata Rektor, UIN Maliki Malang ini berharap kepada semua peserta untuk menggunakan kesempatannya dalam konferensi itu sebagai wadah berdiskusi yang hebat, luar biasa dan semoga penuh manfaat. [dan/beq]






