Surabaya (beritajatim.com) – Sebagian orang mungkin pernah merasakan kondisi di mana telinga mereka tiba-tiba tidak bisa mendengar. Entah itu terjadi pada salah satunya atau bahkan dua-duanya. Kondisi seperti ini biasanya disertai dengan gejala lain, yakni telinga yang berdengung hingga rasa pusing di kepala.
Meski terkadang hanya berlangsung hingga beberapa hari, tetapi hal tersebut tidak boleh dianggap remeh. Adapun beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang alami tuli mendadak, di antaranya;
Jarang bersihkan kotoran telinga
Kotoran telinga yang menumpuk kerap menjadi alasan seseorang jadi menurunkan kualitas pendengaran atau bahkan mungkin tuli sementara. Hal ini lantaran kotoran tersebut menyumbat lubang telinga, sehingga suara yang masuk jadi terhalang.
Penggunaan Cutton bud
Banyak orang yang kerap menggunakan cutton bud untuk membersihkan kotoran telinga. Namun, nyatanya hal ini justru cukup berbahaya karena memungkinkan untuk kotoran tersebut terdorong semakin ke dalam. Sehingga semakin menumpuk dan menyumbat liang telinga.
Penggunaan aerphone
Kebiasaan menggunakan aerphone juga bisa mempengaruhi kualitas pendengaran. Hal ini dikarenakan seseorang telah terbiasa untuk mendengarkan suara yang cukup keras dan dekat. Tak ayal jika kemudian hal tersebut dapat membuat perubahan dalam sistem pendengaran.
Penggunaan aer candle
Metode aer candle juga kerap digunakan oleh seseorang untuk mengangkat kotoran. Hanya saja, meski kotoran yang terangkat cukup banyak, tapi hal itu justru dapat berdampak buruk bagi telinga. Sebab telinga menjadi lebih lembab dan menimbulkan bakteri yang justru dapat merusak fungsi liang telinga.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
Penggunaan obat tetes telinga
Obat tetes telinga biasanya digunakan untuk mengatasi telinga berdenging hingga masalah telinga lainnya. Namun, sebenarnya pemakaian obat tetes tersebut justru dapat memberikan permasalahan yang cukup serius. Tak ayal perlunya memastikan dulu kandungan serta efek samping yang bisa ditimbulkan.
Mendengarkan suara yang terlalu keras
Suara yang terlalu keras dan bahkan terjadi dalam jarak dekat biasa menyebabkan terganggunya fungsi telinga. Bahkan, yang paling parah bisa memicu terjadi tuli mendadak. (fyi/ian)






