Surabaya (beritajatim.com) – Seiring berkembangnya bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata singkatan juga menjadi umum digunakan dalam masyarakat.
Singkatan adalah bentuk pendek atau singkat dari kata atau frasa tertulis. Singkatan dapat digunakan untuk menghemat ruang dan waktu, menghindari pengulangan kata dan frasa yang panjang, atau hanya untuk menyesuaikan penggunaan kata konvensional.
Nah berikut ini kata-kata singkatan yang dirangkum beritajatim.com. Termasuk pembahasan sejarahnya mengapa singkatan itu ada.
1. BH
BH atau juga biasa disebut bra dan kutang adalah pakaian dalam perempuan yang dirancang untuk menopang payudara. BH adalah singkatan dari bahan Belanda ‘Buste Houder’ yang artinya kurang lebih penyangga payudara.
Cikal bakal BH atau bra modern diciptakan oleh Mary Phelps Jacob sebagai ganti penggunaan korset, yang sejak tahun 1900-an menjadi andalan para wanita. Mary sekaligus adalah seorang seniman dan Publisher dari Amerika, ia mengembangkan karirnya hingga ke Perancis.
2. LPG (Elpiji)
LPG merupakan singkatan dari Liquefied Petrolium Gas. Komponen utamanya adalah gas bumi yang dicairkan dengan propana (C3H8) dan butana (C4H10), dikutip dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Pencairan gas bumi menjadi LPG ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pengangkutan ke konsumen karena volume LPG jauh lebih kecil dari volume gasnya.
3. WC
WC adalah penyebutan toilet yang sangat akrab bagi kita sehari-hari. WC adalah singkatan dari Water Closet yang berarti toilet air dalam bahasa Indonesia. Penyebutan toilet menjadi WC sudah dimulai sejak ditemukannya pertama kali kloset bilas oleh Sir John Harington pada tahun 1596.
Sejarah toilet sendiri ditemukan ditemukan oleh para arkeolog pada penggalian kota kuno Mohenjodaro ( peradaban lembah Sungai Indus 2500 SM). Parit-parit di Kota Mohenjodaro adalah salah satu contoh model kloset pertama di dunia. Mereka membuat tempat pembuangan hajat umum dari tanah liat yang terhubung ke saluran pembuangan berupa parit-parit di dalam kota.
4. Kendaraan Kijang
Mengutip situs resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), nama kendaraan Kijang merupakan singkatan dari “Kerjasama Indonesia-Jepang”.
Toyota Kijang diluncurkan di Indonesia pada tahun 1977. Kerjasama kendaraan ini lahir setelah Presiden Soeharto menerbitkan program Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna (KNBS) pada awal tahun 1970. Tujuannya, untuk menciptakan kendaraan niaga produksi dalam negeri dengan harga terjangkau, sehingga dapat dibeli masyarakat sebagai alat transportasi dan disribusi barang.
5. PIN
PIN digunakan untuk mengakses berbagai fitur pribadi keuangan elektronik, seperti ATM atau dompet digital. Nomor PIN biasa digunakan sebagai perlindungan awal data pribadi dalam transaksi keuangan.
PIN adalah singkatan dari Personal Identification Number atau dalam bahasa Indonesia berarti nomor identifikasi pribadi. Tujuan utama adanya nomor PIN adalah menambah keamanan tambahan pada proses transaksi elektronik.
6. Sinetron
Sinetron adalah singkatan dari Sinema Elektronik. Sinema berarti sebuah tayangan drama, sedangkan elektronik berarti alat yang dibuat berdasarkan prinsip elekronika (dalam hal ini berarti televisi).
Sedangkan berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sinetron adalah film yang dibuat khusus untuk penanyangan di media elektronik, seperti televisi.
7. DAMRI
Salah satu perusahaan bus yang banyak ditemui di berbagai kota di Indonesia adalah DAMRI. Dikutip dari situs resminya, ternyata DAMRI merupakan singkatan dari “Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia”. Hal ini berdasarkan Maklumat Menteri Perhubungan RI No.01/DAM/46.
Tugas utama DAMRI saat itu adalah menyelenggarakan pengangkutan umum dengan bus, truk, dan angkutan bermotor lainnya.
8. GPS
GPS bisa dikatakan sebagai pahlawan bagi kita yang sedang berpergian. Dengan GPS, kita bisa menuju ke lokasi tujuan meski belum pernah mengunjunginya.
GPS adalah singkatan dari Global Positioning System, yakni sebuah jaringan satelit dan perangkat penerima yang digunakan untuk menentukan suatu lokasi, dikutip dari National Geographic. GPS mampu menyediakan lokasi dan waktu yang akurat karena mencakup 24 satelit yang mengelilingi Bumi dalam orbit yang tepat.
9. WiFi
Banyak sumber menyebutkan bahwa WiFi merupakan singkatan dari Wireless Fidelity. Namun jika dilihat dari sejarahnya, hal ini sedikit kurang tepat.
Dikutip dari situs Hightec, WiFi diperkenalkan pertama kali sebagai merek konsumen dari lembaga sertifikasi jaringan AS, Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA) pada tahun 1999 di Atlanta. Merek itu untuk produk “Institute of Electrical and Electronics Engineers 802.11 (IEEE)”.
Awalnya WECA menciptakan slogan iklan (tagline) yakni “The Standar for Wireless Fidelity” yang sempat digunakan dalam waktu singkat. Slogan yang dibuat asal-asalan itu kemudian menjadi salah paham di masyarakat yang mengasumsikan slogan tersebut sebagai akronim dari WiFi. Padahal, faktanya WiFi tidak memiliki arti apa pun.
Akhir agar lebih ramah di telinga, WECA menggandeng sebuah firma konsultasi merek, yang akhirnya memilih nama Wi-Fi. Jadi bisa dibilang bahwa pemilihan nama Wi-Fi berasal dari plesetan kata Hi-Fi (High Fedelity).
10. HVS
HVS adalah singkatan dari bahasa Belanda Hour Vrij Schrijfpapier, yang dalam bahasa Indonesia berarti kertas bebas serat kayu.
Kertas HVS memang pertama kali diperkenalkan Belanda di Indonesia sebagai alat pencatat administrasi dan pendidikan. (Kai/ian)






