Jakarta (beritajatim.com) – Populi Center menyelenggarakan survei di Provinsi DKI Jakarta yang menanyakan 27 program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. Dari responden tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta menunjukkan masyarakat tidak puas terhadap pelaksanaan 12 program.
“Survei ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang dinamika pembangunan, kinerja pemerintah provinsi, serta dinamika politik di Provinsi DKI Jakarta,” ujar Peneliti Populi Center Dimas Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/10/2022).
Dia memaparkan, 12 program yang mendapatkan penilaian negatif/buruk/tidak puas. Menurutnya, program dengan kepuasan di bawah 60 persen. Kedua belas program tersebut antara lain Penanganan Banjir (58,7 persen), Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai (57,7 persen), Penambahan 8 lokasi pembangunan Rusun (57,1 persen), Pembangunan Taman Benyamin Sueb (55,8 persen), Naturalisasi Sungai (55 persen), Penataan PKL Tanah Abang (55 persen), Peningkatan Fasilitas Kepelabuhan (53,9 persen), dan Sumur Resapan (53,2 persen).
[berita-terkait number=”3″ tag=”anies-baswedan”]
“Sementara JakPreneur/OK-OCE (45,5 persen), Reklamasi Pantai Utara Jakarta (42,7 persen), Pelaksanaan Formula E (42,7 persen), dan Rumah DP 0 (33,3 persen),” ujar Dimas.
Meski begitu, Dimas mengklaim, terdapat 15 program yang mendapatkan penilaian positif/baik/puas, yakni program dengan kepuasan di atas 60 persen. Kelima belas program tersebut antara lain Taman Maju Bersama (RPTRA) dengan 84,2 persen, Penerangan Jalan (81,9 persen), serta Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus (80,3 persen).
Kemudian Pengelolaan Sampah (77 persen), Pemeliharaan Jalan (76,2 persen), JakLingko (75 persen), Program Air Bersih (73,8 persen), Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus (73,5 persen), Pembangunan dan Pengoperasian LRT (73,4 persen), dan Pembangunan Jakarta International Stadium/JIS (71,6 persen).
Selanjutnya, program Revitalisasi Taman Ismail Marzuki/TIM (68,5 persen), Penataan Kampung Kota (68 persen), Revitalisasi Bangunan/Sekolah Rendah Emisi (65,5 persen), Program Pariwisata (61,7 persen), dan Pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter (61 persen).
Dimas juga menyebut, pada survei kali ini, rerata kepuasan berada pada angka 7,66 (skala 1-10) dengan akumulasi skor 6-10 (positif/puas) sebesar 83,5 persen serta akumulasi skor 1-5 (negatif/tidak puas) sebesar 15,8 persen. “Hasil menunjukkan, rata-rata kepuasan sedikit meningkat dibandingkan survei sebelumnya,” katanya. [hen/suf]






