Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ciputra (UC) Surabaya menjadi tuan rumah pelaksanaan The 12th Indonesian International Medical Olympiad (IMO). Yakni, event tahunan yang digagas oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI).
IMO tahun ini mengusung tema ‘Upgrading The Future of Medicine with Digitalization 5.0’, dan diikuti tidak kurang dari 92 FK seluruh Indonesia. IMO dilaksanakan mulai 20-22 Oktober 2022. Secara rinci, kegiatan ini total diikuti 357 tim, dimana tiap tim terdiri dari 2 orang.
“Lomba ada yang sudah dilaksanakan penyisihan secara online, ada juga yang langsung berlaga offline di Universitas Ciputra. Ajang ini sangat baik untuk menumbuhkan daya saing untuk maju dan berprestasi dalam bidang kedokteran,” ujar Dosen Pendamping FK UC Dokter Salmon Siahaan, Sabtu (22/10/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”universitas-ciputra”]
IMO menggelar beberapa ajang, antara lain Research Competition, Olimpiade Kedokteran dengan 6 cabang lomba yaitu Cardiorespiratory, Digestive, Musculoskeletal, Neuropsychiatry, Genitourinary, Infectious Diseases, juga menghadirkan Simposium.
1. Research Competition
Terdiri dari 2 babak, peserta dibebaskan untuk memilih topik kedokteran dan wajib mengumpulkan abstrak dari hasil penelitiannya. Total peserta ada 14 tim untuk kemudian di pilih 7 tim masuk babak semifinal. Tim yang berhasil masuk di babak final, wajib mengumpulkan full paper dan melakukan oral presentation. Tiap tim terdiri dari 2-5 orang.
2. Olimpiade Kedokteran
Olimpiade Kedokteran dengan 6 cabang lomba yaitu Cardiorespiratory, Digestive, Musculoskeletal, Neuropsychiatry, Genitourinary, Infectious Diseases
3. Simposium
Sangat membanggakan di Research Competition, Tim FK UC yang beranggotakan Reynaldi Hardianto Saputra dan Eirene Putri Febriani Pratama Bueya berhasil meraih Juara 1.
Eirene mengaku dalam melakukan persiapan mengikuti Research Competition, dia dan Reynaldi banyak diskusi dengan para dosen. “Senang bisa banyak belajar dan juga akhirnya tertantang untuk tidak hanya melakukan penelitian namun juga berkompetisi,” tuturnya.
“The Antibacterial Effectivity Test of Boiled Bajakah Tampalah (Sphatolobus littoralis Hassk) Stem Against Salmonella Typhi adalah topik yang kami pilih,” imbuhnya.
Hari ini (22 Oktober 2022) pelaksanaan semifinal dan final. Mahasiswa peserta yang berasal dari berbagai daerah telah memadari lokasi lantai 3,5 dan 7 Universitas Ciputra.
Sementara Justin, yang merupakan peserta dari Universitas Kristen Maranatha Bandung mengaku senang mengikuti ajang bergengsi ini. “Saya ber-tim dengan Jeremi untuk mengikuti cabang Musculoskeletal. Kami sampai berhasil masuk Babak Semi Final. Untuk pengkuti ajang ini persiapan saya belajar, belajar, dan belajar,” tandasnya. (ipl/kun)






