Lamongan (beritajatim.com) – Di balik nelayan yang kuat, ada perempuan hebat di belakangnya. Istilah ini sangat cocok disematkan bagi ibu-ibu nelayan yang berada di kawasan pesisir Paciran, Kabupaten Lamongan.
Tampak puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Persaudaraan Ibu Nelayan (PIN) Paciran ini sangat antusias mengikuti program ‘Pelatihan Pengembangan Olahan Ikan’ yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Kantor Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Lamongan.
Melalui pelatihan yang difasilitasi oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Banyuwangi ini, diharapkan akan semakin banyak perempuan nelayan Lamongan yang hebat, terampil dan mandiri dalam mewujudkan usaha pengolahan ikan.
“Dengan pelatihan ini kami berharap para ibu-ibu nelayan bisa mengembangkan usaha pengolahan ikan, terus berkreasi dengan berbagai varian produk yang semuanya akan mampu mendongkrak nilai tambah secara ekonomi, sehingga juga menopang sumber utama ekonomi nelayan yakni melaut,” ujar Kepala Dinas Perikanan Lamongan, Yuli Wahyuono, Sabtu (22/10/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-lamongan”]
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Kapuslatluh KP), Lilly Aprilya Pregiwati mengungkapkan bahwa kunci dari proses pengolahan ikan itu terletak pada aspek kreativitas.
Oleh karenanya, Lilly berharap, pelatihan ini dapat menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat, sekaligus dapat memberikan pilihan diversifikasi olahan baru untuk mengembangkan usaha ibu-ibu nelayan.
“Kami berharap, transfer ilmu dan keterampilan yang disampaikan melalui pelatihan ini bermanfaat untuk membangkitkan ekonomi masyarakat di tengah kondisi sulit. Semoga pelatihan ini tak sekadar ceremonial, tapi output dalam penerapan di lapangan juga sukses dan mampu menghasilkan banyak produk unggulan, inovatif dan marketable,” terangnya.
Lebih lanjut Lily berpesan, ibu-ibu pengolah yang sudah mengikuti pelatihan ini tetap semangat, sabar dan konsisten dalam merintis dan mengelola usahanya. “Terus semangat, mari kita kelola dengan baik agar menjadi pemenang saat menghadapi kemungkinan terjadinya krisis ekonomi mendatang,” tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PIN Lamongan Dra. Quniah mengucapkan terimakasihnya atas terselenggaranya pelatihan pengolahan ikan yang difasilitasi oleh BP3 Banyuwangi dan berlangsung selama 4 (empat) hari ini.
Quniah optimis, pelatihan ini mampu memotivasi ibu-ibu nelayan agar terus menjaga solidaritas, sinergitas dan kolaborasi demi kesejahteraan nelayan di Lamongan.
“Semoga pelatihan ini bisa benar-benar memecahkan problem ekonomi nelayan dan menangguhkan ketahanan pangan nelayan. Kami juga yakin, masyarakat nelayan akan semakin produktif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya. Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Lamongan,” tutupnya.[riq/kun]






