Malang (beritajatim.com) – Tim Apatte Elang Perkasa UB menuntaskan ajang Shell-Eco Marathon Asia 2022 dengan penuh rasa bangga. Pasalnya mereka berhasil meraih juara 1 dan 2 melalui dua mobil mobil yaitu Marsela EV dan Anagata FCV.
Ajang Shell- Eco Marathon Asia tersebut berlangsung sejak 11 sampai 15 Oktober 2022 di sirkuit Pertamina Mandalika Lombok. Wisnu, External Relation Tim Apatte UB menjelaskan jika Universitas Brawijaya mengirimkan Tim Apatte Elang Perkasa yang turun pada dua kategori yaitu Urban Concept dan bahan bakar hidrogen.
“Kami meraih juara 1 kategori Prototype Hydrogen Fuel Cell dengan mobil Anagata FCV dan juara 2 kategori Urban Concept Battery Electric melalui Marsela EV,” terangnya saat dihubungi pada Jumat (21/10/2022).
Hasil tersebut menurut Wisnu begitu memuaskan lantaran kompetisi yang berjalan dengan ketat dan bersaing dengan berbagai kontingen dari berbagai negara. Ada sejumlah perwakilan dari India, Singapura, Vietnam, Filipina, Nepal, Kazakhstan, Korea Selatan dan Malaysia.
“Dari Indonesia juga terdapat kontingen dari berbagai kampus seperti UI, UNY, UGM. Hal ini membuktikan bahwa kualitas mahasiswa Universitas Brawijaya tidak hanya mampu berprestasi nasional namun internasional,” imbuh Wisnu.
Mobil Anagata meraih torehan 361 km/m3 untuk kategori bahan bakar hidrogen dan menjadi yang terbaik pada kategori itu. Sementara pada kategori Urban Concept mobil Marsela mampu menjadi yang terbaik kedua.
“Kami sangat puas dengan hasil ini dan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berprestasi pada ajang lainnya. Selain itu ini juga memacu kami untuk terus melakukan berbagai inovasi di bidang teknologi mobil masa depan yang ramah lingkungan,” terangnya lebih lanjut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ub-malang”]
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberi dukungan utamanya dukungan dari pihak Universitas melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan beserta jajaran, dukungan dari Fakultas Teknik dan seluruh civitas akademika UB.
“Kepada pimpinan UB terutama Rektor beserta jajaran dan Fakultas Teknik serta semua civitas akademika UB kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya sehingga kami dapat memperoleh hasil bagus pada hari ini,” tukas Wisnu mengakhiri.
Sejauh ini sampai tahun 2022, Tim Apatte UB sudah membuat produk mobil sebanyak lima buah. Oleh karena itu, harapan untuk kedepan agar mobil-mobil yang sudah diproduksi itu bisa mendapatkan hasil yang baik dan memberi sumbangan baru sebagai khazanah keilmuan. [dan/but]







