Malang (beritajatim.com) – BPJS Ketenagakerjaan mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh BKPH dan RPH Perhutani Malang untuk memberikan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan tersebut dilangsungkan untuk mendorong mitra kerja perum perhutani KPH Malang seperti buruh tebang, petani sadap yang berada di lingkungan kerja Perhutani bisa memperoleh perlindungan program dari BPJS Ketenagakerjaan.
Imam Santoso, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang menjelaskan jika saat ini yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sekitar 98 orang petani sadap dan tim pelaksana kegiatan (TPK). “Namun masih sekitar 700 petani sadap yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga perlu didorong,” terangnya pada Kamis (13/10/2022).
Imam menyampaikan jika dari karyawan Perhutani sendiri sudah mendaftarkan pekerjanya dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP)
“Secara simbolis turut hadiri ahli waris dari salah satu pegawai perhutani dari BKPH Pujon yang bulan Agustus meninggal akibat kecelakaan kerja dengan yaitu alm Bapak Dariyono,” pungkas Imam.
Bapak Dariyono yang meninggal saat perjalanan hendak menghadiri rapat kerja di BKPH Pujon JHT mendapat senilai 41.376.080 rupiah, JKK senilai 261.613.024 rupiah, JP 363.300 rupiah dan beasiswa senilai 1,5 juta rupiah per tahun tahun sesuai dengan jenjang pendidikan yang diserahkan langsung di Kantor Perum Perhutani KPH Malang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bpjs-ketenagakerjaan”]
Selain itu, ada penerima simbolis kedua, Winarso yang mendapat JKK saat dinas di hutan mendapatkan total biaya perawatan dan pengobatan sejumlah 885.310 rupiah.
Setelah sosialisasi dan penyerahan simbolis, Administratur (Adm) Perhutani, Candra Musi, mendorong kepesertaan mitra kerja di lingkungan kerja Perum Perhutani KPH Malang melalui MoU Perisai. “Hal itu agar memudahkan mitra kerja dalam mendaftarkan dirinya dan melakukan pembayaran iuran kedepan,” terang Candra musi. Dia juga mewajibkan semua mahasiswa yang magang di Perhutani menjadi peserta BPJamsostek. [dan/but]






