Malang (beritajatim.com) –Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi duka bangsa Indonesia. Doa bersama pun digelar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Malang di Masjid Al-Fatih Komplek Stadion Kanjuruhan.
“Tujuan doa bersama ini untuk mendoakan arwah suporter Aremania maupun Aremanita yang meninggal dalam tragedi stadion Kanjuruhan Sabtu (1/10/2022) lalu. Semoga arwah beliau-beliau mendapatkan tempat yang layak disisi Allah SWT,” ungkap Ketum KORMI Kabupaten Malang, Sugianik, Minggu (9/10/2022).
Kata Sugianik, pihaknya tidak menyalahkan siapa yang bikin ulah dalam tragedi yang merenggut ratusan jiwa manusia ini. Semua itu menjadi wewenang pihak terkait yang menanganinya dan harus diusut tuntas. “Semoga Alloh saja yang membalasnya,” tegas Anik dengan suara sedih.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
Sementara itu, Plt Sekretaris KORMI Kabupaten Malang, Agung Dwi Susanto menjelaskan, doa bersama dilakukan sebagai bentuk solidaritas serta bentuk keprihatinan atas tragedi yang mengakibatkan meninggalnya ratusan suporter Aremania maupun Aremanita.
“Kami berdoa semua korban dalam tragedi Kanjuruhan ini mendapat ampunan dari Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan selalu diberi ketabahan dzohir maupun batin,” tutur Agung.
Hal senada disampaikan Ketua 1 harian KORMI Kabupaten Malang, Akung Atok S.Pd. “Mudah-mudahan saudara kita yang menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan ini Allah ampuni dosa-dosanya, diterima semua amal ibadahnya serta mendapatkan tempat yang layak disurga,” ucap Atok. [yog/suf]






