Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa langsung mendatangi Polres Malang pada Minggu (2/10/2022) pagi ini. Hal ini terkait buntut kerusuhan usai laga Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang semalam dan menyebabkan 127 orang meninggal dunia.
“Bu Gubernur perjalanan menuju Polres Malang pagi ini,” kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Jatim, Ali Kuncoro kepada beritajatim.com.
Sedianya Gubernur Khofifah memiliki sejumlah agenda kedinasan pada hari ini. Tetapi sepertinya akan dibatalkan, mengingat gubernur akan ke Malang.
Pada hari ini, gubernur dijadwalkan pada pukul 07.00 WIB yakni menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H dan Haul ke-30 Buya Mas Muhammad Fathoni di Graha UNESA Lt 4, Jl. Citra Raya Lakasantri Lidah Wetan Surabaya.
Kemudian, pukul 08.00 WIB menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H dan Haul Mu’assis di Pondok Pesantren At Tauhid Sidoresmo Dalam Surabaya.
Lalu, pukul 16.00 WIB menghadiri penutupan Acara Sosialisasi Pendataan Organisasi dan Layanan Keuangan Digital Muslimat NU Nahdlatut Tujjar Digitak Syariah (NTDS) di Kantor BPSDM Jatim.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-vs-persebaya”]
Diberitakan sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyatakan korban meninggal dunia dalam kerusuhan laga Arema melawan Persebaya, sebanyak 127 orang. Dua di antaranya seorang Anggota Polisi yang mengamankan jalannya pertandingan.
“Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang. 2 orang Anggota Polri. Yang meninggal di stadion ada 34 orang. Kemudian, yang lain meninggal di rumah sakit pada saat proses penolongan,” ungkap Nico dalam konferensi pers di Polres Malang, Minggu (2/10/2022).
Menurut Nico, ada 13 mobil rusak. “10 mobil dinas rusak milik Polri. Yakni, mobil Brimob, Patroli, mobil K9, mobil Patwal dan juga ada mobil pribadi,” tegas Nico.
Nico juga menjelaskan, masih ada 180 orang yang kini dalam perawatan di rumah sakit. “Kami sudah melihat tadi upaya perawatan di rumah sakit, dan dari 40 ribu penonton, tidak semua anarkis. Tidak semua kecewa hasil pertandingan. Hanya sebagian, yaitu 3.000 orang yang masuk ke dalam lapangan,” tuturnya. [tok/but]






